Danrem 133/NW Hadiri Upacara Peringati Hari Patriotik 23 Januari Ke- 82 TA. 2024

35

 

 

RELATIF.ID, GORONTALO__Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Totok Sulistyono, S.H., M.M., M.I.P., menghadiri Upacara memperingati Hari Patriotik 23 Januari 1942 ke- 82 TA. 2024 Tingkat Provinsi Gorontalo, bertempat Lapangan Duano Kecamatan Suwawa Tengah Kabupaten Bone Bolango, Selasa (23/1/2024).

 

Upacara memperingati Hari Patriotik 23 Januari 1942 ke- 82 tersebut dipimpin oleh Pj. Gubernur Gorontalo DR. Ir. Ismail Pakaya, M.E, dan dihadiri oleh Kapolda Gorontalo Irjen Pol Drs. Angesta Romano Yoyol, Forkopimda Prov. Gorontalo, Kasiops Kasrem 133/NW Kolonel Inf Prabowo, Dandim 1314/Gorut Letkol Inf Rayner Denny Rudolf Wajong, Dandim 1315/KG Letkol Arm Yudi Ari Irawan, S. Sos. M. Han., Kapolres Bone Bolango AKBP Muhammad Ali, SIK, Danlanal Gorontalo Letkol Laut (P) Martha Novalianto,SH.,M.Tr.Opsla, Dansatradar 224/Kwd Mayor Lek. Janner Halomoan Silalahi S.T., Kejari Bone Bolango Raden Sudaryono, S.H.,M.H., Pasi Intel Kodim 1304/Gtl Mayor Inf Indrawan S.H., Ka. Basarnas Gorontalo I Made Junetra, SH, MM., Bupati/Walikota Se-Prov. Gorontalo, Para Asisten, Pimpinan OPD Prov. Gorontalo, Para Asisten Pimpinan OPD Kab. Bone Bolango, Camat /Kepala Desa se-Kab. Bone Bolango, Keluarga Besar Pahlawan Nasional Nani Wartabone, Keluarga Besar Komite 12, Para Veteran, Tokoh agama, tokoh masyarakat, Tokoh adat, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda dan Pimpinan LSM/Ormas Gorontalo.

Dalam amanatnya Pj. Gubernur Gorontalo menyampaikan Peristiwa tanggal 23 Januari 1942 menjadi potret sifat nasionalisme dan patriotik yang sangat besar dari putra putri Gorontalo untuk bergabung dengan Negara Indonesia, tidak heran jika peristiwa itu membuat Gorontalo diingat sebagai salah satu daerah yang memiliki peran penting dalam memberikan contoh bagi daerah-daerah lain, guna merebut kemerdekaan dan kebebasannya dari penjajahan.

 

“Oleh karena itu semangat Pahlawan Nasional Nani Wartabone yang dengan gagah berani mengusir penjajah dan mengibarkan bendera Merah Putih dibumi Gorontalo, perlu kita lestarikan dan kita kembangkan dalam penyelenggaraan pemerintahan serta dalam seluruh kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Semangat Nani Wartabone, semangat para pejuang, semangat hari patriotik tidak lain dan tidak bukan adalah Semangat pantang menyerah, semangat untuk percaya pada kemampuan sendiri serta semangat persatuan. Peristiwa heroik mengusir penjajah dibumi Gorontalo, menjadi catatan sejarah yang harus kita lestarikan, Republik Indonesia Agustus 1945, dimulai dari Gorontalo pada tanggal 23 Januari 1942 dapat kami sebelum Peristiwa dalam Kemerdekaan 17 istilah “Merdeka Sebelum Merdeka”, slogan ini selamanya menjadi anak bangsa terutama di Gorontalo.

 

Untuk itu momentum 23 Januari tahun 2024 pemicu bagi seluruh Zaman penjajah ini saya ingin mengobarkan kembali semangat juang Pahlawan Nasional Nani Wartabone untuk membangun Gorontalo yang kita cintai ini, maka dihari patriotik tahun ini mengusung tema yang kami angkat adalah “Sinergi, Kolaboratif dan Dedikasi Untuk Gorontalo Maju”.

 

Lebih lanjut, Ismail Pakaya mengatakan dengan semangat hari Patriotik mari kita jaga Provinsi Gorontalo, mari kita implementasikan semangat pantang peduli, menyerah, semangat untuk menjaga dan mencintai Provinsi Gorontalo. Semangat kepedulian dan semangat pantang menyerah dari Pahlawan Nasional Nani Wartabone mari kita terus gerakkan, salah satu semangat kepedulian yang perlu terus kita dorong adalah semangat gotong royong.

Dalam memaknai Hari Patriotik 23 Januari 1942 Ke 81 Tahun 2023, haruslah merefleksikan nilai-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika yang mempersatukan Indonesia, bahwa kemajemukan harus dikreasikan sebagai sumbu yang menerangi keutuhan bangsa dan negara.

 

“Peringatan Hari Patriotik tahun ini kami buat dalam bentuk agak berbeda dari tahun sebelumnya, terutama lokasi pelaksanaan upacara yang saat ini dilaksanakan di Kabupaten Bone Bolango sebagai daerah lintas sejarah perjuangan Pahlawan Nasional Nani Wartabone, dan selanjutnya kami akan gilir ke Kabupaten/Kota yang lain. Selanjutnya kami gelar juga pameran senjata dan pemutaran film perjuangan Pahlawan Nasional Nani Wartabone bertempat di rumah museum,” pungkasnya.(Win/Relatif.id).

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab