RELATIF.ID, GORONTALO – Dugaan perselingkuhan yang melibatkan salah satu anggota legislatif (Aleg) DPRD Kabupaten Gorontalo berinisial ZN, mendapat sorotan dari Aliansi Mahasiswa Melawan Kebatilan (AMMK).
Dipimpin oleh Andi Taufik, AMMK resmi melayangkan surat laporan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Gorontalo pada Selasa (8/4/2025).
Dalam surat tersebut, AMMK meminta BK DPRD segera mengusut dugaan perselingkuhan yang ditudingkan kepada ZN.
Menurut Andi, isu tersebut sudah menjadi konsumsi publik dan bahkan sejumlah bukti telah tersebar luas di media sosial.
“Laporan ini kami ajukan sebagai bentuk keseriusan atas beredarnya isu perselingkuhan yang melibatkan oknum anggota dewan. Bukti-bukti sudah mulai muncul dan tersebar di berbagai platform media sosial,” ujar Andi kepada media ini, usai mengantar surat.
Ia meminta BK untuk tegas dalam menangani persoalan ini. Oleh karena itu, pihaknya mencantumkan beberapa tuntutan dalam surat tersebut, yaitu: Pertama, meminta BK DPRD Kabupaten Gorontalo untuk mengusut tuntas dan memberikan sanksi tegas terhadap ZN jika terbukti melakukan pelanggaran etik. Kedua, mendesak agar ZN mengundurkan diri secara terhormat dari jabatannya karena dinilai telah mencoreng nama baik lembaga dan daerah.
“Integritas BK sedang diuji. Jangan sampai lembaga ini kehilangan fungsinya dalam menjaga marwah DPRD. Sudah terlalu banyak kasus serupa yang tak ditindaklanjuti secara serius,” kata Andi.
“Ini peringatan awal. Jika BK tidak segera bertindak dan terkesan lamban dalam menangani persoalan ini, maka kami akan menggelar aksi demonstrasi,” tegasnya.
Sementara itu, Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Gorontalo, Sarifa Pangalima menjelaskan bahwa pihaknya tidak memiliki dasar untuk memproses lebih lanjut dugaan kasus tersebut.
Sebab, kata dia, proses lebih lanjut akan dilakukan apabila ada pihak keluarga yang dirugikan dan datang langsung melapor.
“Ini baru sebatas isu, belum ada laporan dari pihak istri atau keluarga yang merasa disakiti. Kalau ada yang datang melapor, tentu kami akan memproses, mau tidak mau,” jelas Sarifa saat dikonfirmasi. (Beju)



