RELATIF.ID, GORONTALO – GRIB Jaya Kabupaten Gorontalo memastikan akan menggelar aksi besar-besaran di Kejaksaan Tinggi Gorontalo pada Rabu, 17 September 2025.
Aksi ini disebut-sebut sebagai bentuk perlawanan terhadap dugaan korupsi dana hibah KONI Provinsi Gorontalo, yang dinilai merugikan rakyat.
Dalam keterangannya, Ais Rahmola menegaskan aksi tersebut sebagai bentuk tekanan agar aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini dan segera menetapkan tersangka.
“Cukup sudah uang rakyat dikorupsi! Jangan ada lagi permainan hukum. Jika Kejati masih menutup mata, rakyat sendiri yang akan membuka borok ini ke publik. Tidak ada yang kebal hukum!” tegas Ais Rahmola, Sabtu (13/9/2025)
Ia mengatakan, bahwa pihaknya menolak segala bentuk kompromi dalam kasus ini, dan menuntut audit menyeluruh terhadap setiap rupiah dana hibah KONI.
“Kalau aparat hukum takut, berarti mereka bagian dari permainan kotor ini. Kami tidak akan berhenti sebelum semua yang terlibat masuk penjara!” terangnya.
Aksi ini disebut akan menjadi momentum besar di Gorontalo. Sebab, GRIB Jaya juga mengajak mahasiswa, pemuda, hingga masyarakat luas yang peduli terhadap dunia olahraga untuk turut serta dalam perlawanan ini.
Bagi mereka, persoalan ini bukan hanya sekadar soal olahraga, melainkan menyangkut harga diri daerah yang dinodai oleh praktik korupsi. (Beju)



