Hampir Dua Bulan Menunggu, Akhirnya 1.761 Guru Se-Kabupaten Gorontalo Terima TPG

38

RELATIF.ID, GORONTALO_Setelah menunggu hampir dua bulan lamanya, sebanyak 1.761 orang guru se-Kabupaten Gorontalo akhirnya menerima sertifikasi atau tunjangan profesi guru (TPG), yang tertunda pada bulan Desember 2023 kemarin.

 

Ribuan guru tersebut terdiri dari 210 pengajar pada jenjang taman kanak-kanak (TK), 990 pengajar sekolah dasar ( SD), 506 pengajar sekolah menengah pertama (SMP), dan 55 orang pengawas sekolah. Diketahui, ada 1.670 guru PNS, dan 91 orang non-PNS.

Tunjangan (TPG) yang diterima sebesar Rp 2.981.962 untuk guru TK, dan untuk guru SD dan SMP masing-masing senilai Rp 3.172.782 dan Rp 3.307.014.

 

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo menjelaskan keterlambatan pembayaran sertifikasi guru ini disebabkan beberapa hal, diantaranya diakhir tahun 2023 kemarin, Pemerintah Kabupaten Gorontalo menghibahkan dana pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 sekitar Rp 17 miliar.

 

“Keterlambatan pembayaran sertifikasi guru ini bukan kehendak kita, tapi karena keuangan yang terbatas. Apalagi waktu lalu kita juga membayar dana hibah untuk pilkada sekitar Rp 17 miliar kepada KPU dan Bawaslu,” jelas Nelson, Senin (26/02/2024).

 

Selanjutnya, Nelson mengungkapkan bahwa dirinya sudah menyampaikan hal ini kepada para guru atas keterlambatan pembayaran sertifikasi tersebut.

 

“Saya bersyukur, hari ini bertemu mereka dan mereka sudah bisa memahami soal itu,” ungkapnya

Selain itu, Ia juga berharap hal ini bisa membuat para guru semakin bersemangat dalam menjalankan tugas ke depan, apalagi menghadapi bulan suci ramadhan.

 

“Hampir dua ribu orang yang kita berikan, kalau rata-rata 3 juta, itu kurang lebih Rp 6 sampai Rp 7 miliyar kita berikan,” pungkasnya

 

Pewarta : Beju

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab