RELATIF.ID – Perdana di 2023, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Gorontalo menggelar Symposium dimana Kegiatan ini merupakan rutin IDI Kabupaten Gorontalo yang dilaksanakan periodik setiap 3 bulan dengan menghadirkan pemateri-pemateri lokal maupun nasional, yang berlangsung di di sekertariat IDI wilayah Gorontalo, Klinik Mirah sehati, jl. HB Yassin Gorontalo.
Dalam sambutannya dr. Irawan Huntoyungo, M.Kes, SpOT mengharapKan bahwa kegiatan seperti ini tetap berlanjut terus menerus sebagai bentuk dukungan IDI sebagai satu-satunya organisasi profesi dokter untuk senantiasa meningkatkan kapasitas keilmuan dan kompetensi setiap anggota IDI.
Lanjut menurut dr Irawan Huntoyungo, pada simposium kali ini mengambil tema penyakit paru dan penanganan terkini dengan pemateri ahli paru dr. Johanes Sinambela, M.Ked, SpP dan ahli penyakit anak dr. Ismai Lasulika, Spa.
“Pada kesempatan ini pula materi etika dan profesi kedokteran disampaikan secara jelas oleh ketua MKEK IDI Wilayah Gorontalo dr. Zein Suweleh, SpTHT-K. Saya pun berharap kegiatan seperti ini akan terus berlanjut secara kontinyu, sebagai bentuk dukungan IDI,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Panitia dr. Hays kuengo pada laporan panitia menyampaikan bahwa kegiatan ilmiah rutin ini adalah rangkaian keaktifan anggota IDI Kabupaten Gorontalo disamping dalam rangka pemenuhan satuan kredit point pada rekomendasi pengurusan surat izin praktek dokter, juga sebagai ranah meningkatkan pengetahuan di bidang pelayanan TBC.
Pewarta : Dhedy Henga



