Kampanye Dimasa Tenang, Bawaslu Kabupaten Gorontalo Ingatkan Sanksi Berat Menanti 

98

 

 

RELATIF.ID, GORONTALO__Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo lakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) untuk menghadapi masa tenang pemilu 2024.

 

Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Alexander Kaaba mengatakan bahwa masa tenang tersebut berlangsung dari tanggal 11 sampai dengan 13 februari 2024.

 

“Dalam masa tenang, yang pertama berdasarkan instruksi dari Bawaslu RI, kita akan menghimbau kepada seluruh peserta pemilu untuk menertibkan alat peraga kampanye secara mandiri,” ujar Alexander Kaaba saat diwawancarai awak media, Kamis (08/02/2024)

 

Berikut, Alexander menghimbau kepada peserta pemilu untuk tidak melakukan kegiatan kampanye apapun pada tahapan masa tenang pemilu tersebut.

 

“Kita juga menghimbau agar tidak ada yang melakukan kegiatan kampanye dalam bentuk apapun pada tahapan masa tenang,” imbuhnya

 

Pada tahapan masa tenang ini juga, Alexander menyatakan kepada pihak yang terkait agar tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang mengarah pada politik uang

 

“Karna berdasarkan evaluasi kami diakhir-akhir masa kampanye ini mulai banyak oknum-oknum yang mulai melakukan hal-hal yang sebenarnya dilarang atau tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” jelasnya

 

Selanjutnya, dirinya menegaskan apabila ada oknum-oknum yang melakukan kampanye pada masa tenang akan mendapatkan sanksi berat.

 

“Kalau berdasarkan peraturan perundang-undangan memang ada pidananya dengan ancaman 1 tahun dan 12 juta dendanya, kalau yang melakukan politik uang beda lagi, dia akan diancam pidana 2 tahun dengan denda 28 juta,” tegasnya

 

Bukan hanya itu saja, Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo ini juga menjelaskan terkait kampanye yang dilakukan di media sosial pada tahapan masa tenang.

 

“Jadi di PKPU itu bahwa untuk kampanye di media sosial maupun di media internet itu diatur, setiap akun itu didaftarkan oleh masing-masing peserta pemilu,” bebernya

 

“nah akun yang tidak terdaftar ini memang masuk dikami, dalam pantauan kami, tapi semaksimal mungkin kami lakukan ketika ada akun-akun yang melakukan kampanye yang semisalnya ada arah-arahnya yang bertentangan dengan materi kampanye yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan, kalau kita temukan, kita rekomendasikan ke tim siber dari kepolisian,” pungkas Alexander Kaaba

 

Pewarta : Beju

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab