RELATIF.ID, POHUWATO – Sebanyak 1,3 Ton Industri Kecil Menengah (IKM) Iradat’s asal Desa Soginti, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, dikirimkan ke Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.
Melihat hal itu, Camat Paguat, Ikbal Mbuinga memberikan apresiasi serta berharap IKM tersebut dapat berkembang begitu pesat di Bumi Panua maupun tingkatan nasional.
“Virgin Coconut Oil (VCO) atau IKM Iradat’s ini, diketahui telah mengirimkan produknya sudah dua kali terhitung dengan hari ini. Sehingga saya berharap, IKM tersebut bisa berkembang pesat di Bumi Panua maupun di pasaran nasional,” ungkap Camat Paguat kepada media ini, usai melepas 1,3 Ton IKM Iradat’s.
Meski begitu, kata Ikbal, pihaknya meminta kepada pemerintah daerah maupun legislatif untuk lebih memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan IKM yang berada di Desa Soginti itu sendiri.
“Semoga IKM ini beroleh perhatian lebih dari Pemerintah Daerah baik Eksekutif maupun Legislatif. Melihat kondisi permintaan konsumen terhadap prodak VCO sangat besar, namun IKM nya baru bisa memproduksi dengan jumlah yang terbatas dikarenakan masih minimnya fasilitas mesin operasional sebagai penunjang produksi IKM Iradat Soginti,” beber Ikbal.
Bahkan, Ikbal menaruh harapan, kedepannya IKM tersebut dapat merekrut tenaga kerja lokal sehingga mampu memberdayakan masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Paguat.
“Harapan terakhir, IKM ini bisa merekrut tenaga kerja lokal untuk di pekerjakan pada pabrik pengolahan minyak VCO, dan mampu memberdayakan tenaga masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Paguat,” tandasnya.
Perlu diketahui, owner IKM Iradat’s ini, dimiliki Iradat Bagi yang juga mantan kepala desa Soginti, Kecamatan Paguat. Dalam pelepasan 1,3 Ton itu juga, dihadiri anggota legislatif Provinsi Gorontalo, Nikma Tahir, serta didampingi anggota legislatif Kabupaten Pohuwato, Amran Anjulangi bersama Otan Mamu.
Pewarta : Guslan Kaco



