RELATIF.ID, POHUWATO – Nasib pilu tengah dirasakan Windrawaty Gobel (48) salah satu warga Desa Buntulia Tengah, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato.
Selain rumahnya yang rata dengan tanah akibat musibah kebakaran itu, barang-barang berharga dan berkas penting pun tak luput dilahap si jago merah. Tidak tanggung-tanggung, kerugian yang ditaksir atas musibah tersebut mencapai 250 juta.
Ditambah lagi, sang suami dari Windrawaty Gobel, Rahman Basiru (56) tidak mempunyai pekerjaan tetap sehingga mereka hanya bisa pasrah akan keadaan saat ini.
Namun, pasca peristiwa kebakaran yang terjadi pada 11 Juni 2023 kemarin, hingga kini mereka belum mendapatkan bantuan yang layak dari pemerintah daerah Kabupaten Pohuwato itu sendiri.
Ini diakui Windrawaty Gobel saat berbincang bersama wartawan relatif.id pada Selasa (13/23). Windrawaty mengakui, dirinya belum menerima bantuan yang layak dari pemerintah daerah.
“Kalau bantuan yang lain belum ada pak, torang cuman dapat tenda yang kami tinggali saat ini dan dua buah selimut serta makanan siap saji, hanya itu pak,” ungkapnya dengan nada sedih.
Dilain sisi, Windrawaty mengaku kagum atas bantuan yang diserahkan pemerintah kecamatan Buntulia dari hasil patungan aparat pemerintah itu sendiri.
“Alhamdulillah, unsur pemerintah kecamatan Buntulia datang dan memberikan bantuan uang tunai hasil mereka punya patungan. Terimakasih pak camat dan jajaran,” katanya seraya menambahkan.
“Tidak banyak yang saya harapkan, semoga ada bantuan rumah rehap yang diberikan pemerintah daerah Pohuwato,” tandasnya.
Pewarta : Guslan Kaco



