RELATIF.ID, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan mulai memberlakukan kegiatan Car Free Day (CFD) setiap akhir pekan, terhitung mulai Minggu, 11 Mei 2025.
Program ini merupakan bagian dari visi Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Wakil Bupati Tonny Junus, yang bertujuan mendorong gaya hidup sehat serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, yang dipusatkan di kawasan Menara Pakaya Tower, Limboto.
Persiapan pelaksanaan CFD pun telah dibahas dalam rapat yang digelar di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, pada Kamis, 8 Mei 2025.
Rapat yang dipimpin oleh Asisten I Sekretariat Daerah, Nawir Tondako, dihadiri perwakilan dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Provinsi Gorontalo, Kepolisian, serta sejumlah organisasi perangkat daerah.
“Alhamdulillah, dari hasil rapat, mereka sepakat atas terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Nawir.
Ia mengatakan, CFD bertujuan menyadarkan masyarakat akan pentingnya hidup sehat melalui olahraga, sekaligus menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi dan daya tarik wisata di Gorontalo.
“Banyak manfaatnya. Di samping kita sehat, juga ada manfaat ekonominya. Para UMKM dipersilakan untuk berjualan,” ucapnya.
Kegiatan CFD akan dimulai setiap pukul 06.00 Wita. Rute yang dilalui pun dimulai dari Menara Pakaya Tower menuju arah barat hingga SDN 1 Limboto, berputar ke kantor Camat Limboto, melewati kantor Bupati Gorontalo hingga pertigaan SMA Negeri 1 Limboto, kemudian berbelok ke kiri menuju Sport Center.
“Untuk menuju finish, peserta melewati kantor Inspektorat, lanjut ke perempatan yang terdapat traffic light, dan belok kanan kembali ke Menara,” jelas Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata, Abdul Waris.
Peluncuran CFD pada Minggu besok akan dimeriahkan dengan penampilan artis-artis lokal. Pemerintah menargetkan kegiatan ini akan berlangsung secara rutin setiap akhir pekan selama lima tahun ke depan. (Beju)



