kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
BeritaTNI/Polri

Polres Gorontalo Dukung HPN 2026, Yakin Jadi Tonggak Kebangkitan Pers

54
×

Polres Gorontalo Dukung HPN 2026, Yakin Jadi Tonggak Kebangkitan Pers

Sebarkan artikel ini
Kapolres Gorontalo AKBP KI Ide Bagus Tri. Dok: Humas Polres.

RELATIF.ID, GORONTALO – Melalui PERSTAPORA, pers Gorontalo menegaskan perannya sebagai kekuatan sosial yang hadir langsung di tengah masyarakat.

Dengan mendapat dukungan penuh aparat kepolisian, Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 Tahun 2026 di Gorontalo menandai titik balik penting dalam sejarah.

Dinosaur

Kapolres Gorontalo, AKBP Ki Ide Bagus Tri, S.IK, dukungan ini bukan sekadar pernyataan formal, melainkan penegasan sikap kebangsaan bahwa pers, aparat, dan masyarakat bukan entitas yang saling berjarak, melainkan kekuatan kolektif yang harus bergerak bersama menjaga demokrasi, kemanusiaan, dan keadilan sosial.

Ia menegaskan bahwa Polri memandang pers sebagai mitra strategis perubahan, bukan sekadar pengamat. Pers yang kuat, menurutnya, adalah pers yang hadir di tengah rakyat dan berani mengambil peran sosial.

“PERSTAPORA adalah bentuk nyata pers yang bergerak. Kami mendukung penuh karena kegiatan ini menyentuh langsung masyarakat, membangun solidaritas, dan memperkuat persatuan,” tegasnya.

PERSTAPORA dirancang sebagai gerakan lintas ruang dan lintas kesadaran. Agenda sosial seperti donor darah dan bedah rumah menjadi penegasan keberpihakan pers pada nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.

Di saat negara kerap hadir dalam bahasa regulasi, pers Gorontalo memilih hadir dalam bahasa aksi.

Sementara itu, Mural Competition dan Festival Photography menjadi medium perlawanan kultural, ruang ekspresi bagi generasi muda dan jurnalis visual untuk merebut kembali ruang publik dari apatisme dan kebisuan sosial.

Gambar, warna, dan visual diposisikan sebagai bahasa ideologis, yang mengabarkan kebenaran, menyuarakan realitas, serta menantang ketidakpedulian.

Di arena olahraga, Journalist Futsal League bukan sekadar kompetisi, melainkan simbol kesetaraan dan sportivitas.

Di lapangan yang sama, identitas dilebur, sekat profesi dihapus, dan solidaritas dibangun melalui kerja tim, sebuah praktik demokrasi dalam bentuk paling membumi.

Menarik Untuk Anda :  Tingkatkan Capaian Vaksinasi, Polres Gorontalo Gelar Vaksinasi Serentak Dan Bagikan Sembako

Rangkaian PERSTAPORA akan berpuncak pada Panggung Kita, yang menghadirkan konser band-band lokal Gorontalo serta ragam hiburan lainnya.

Panggung Kita ini menjadi pernyataan ideologis bahwa pers tidak hanya meliput suara rakyat, tetapi juga memberi ruang agar suara itu bergema.

Dengan begitu, Kabupaten Gorontalo tidak hanya menjadi lokasi kegiatan, tetapi juga menjadi ruang sejarah, tempat HPN ke-80 dikembalikan pada makna asalnya: pers sebagai alat perjuangan, bukan sekadar industri; pers sebagai kekuatan moral, bukan hanya komoditas.

Di tengah derasnya arus disinformasi, komersialisasi media, dan krisis kepercayaan publik, PERSTAPORA hadir sebagai narasi tandingan. Ia ditegaskan bahwa pers Indonesia di usia ke-80 masih memiliki keberanian ideologis, keberpihakan sosial, dan daya dobrak perubahan.

Dengan dukungan penuh Kapolres Gorontalo, HPN ke-80 Tahun 2026 melalui PERSTAPORA diyakini menjadi tonggak kebangkitan pers yang berakar pada rakyat, bergerak bersama aparat yang humanis, dan berpihak pada masa depan Gorontalo yang adil, aman, dan bermartabat. (Beju)

kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
IKLAN 357 STUDIO 312