Rapat Paripurna Diwarnai Interupsi Dan Walk Out, Syam T. Ase: Itu Bagian Dari Sikap

613

RELATIF.ID, GORONTALO__Rapat Paripurna Ranperda DPRD Pembicaraan Tingkat I Pembahasan Ranperda Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 di warnai saling interupsi yang berujung walkout 3 Fraksi yakni, Fraksi Golkar, Nasdem dan PKS.

Bukan tampa alasan 3 Fraksi keluar dari ruang paripurna karena kecewa terhadap jalanya paripurna yang dinilai tidak memenuhi mekanisme dan terlalu dipaksakan oleh ketua DPRD, Sym T. Ase.

Walaupun 3 Fraksi Walk Out dari ruang paripurna tidak menunda jalannya sidang dan tetap dilanjutkan oleh 4 Fraksi yakni, Fraksi PPP, Demokrat, PDIP dan PAN hingga selesai.

Ditemui usai paripurna, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Syam T. Ase mengatakan, jika paripurna sudah diagendakan melalui badan musyawarah pada jam 9 pagi kemudian ada permintaan dari eksekutif waktunya yang digeser sehingga terlaksana pada pukul 19:30 wita.

“Dan semua setuju dengan waktunya termasuk mereka yang walkout semua ada jejak digitalnya, sehingga aneh kemudian kalau saat ini mempertanyakan mekanisme”,kata Syam T. Ase saat di wawancarai awak media, Senin (26/09/2022).

Menurutnya, apa yang dilakukan merupakan nota pengantar bukan pengambilan keputusan dan sebelumnya sudah dilaksanakan rapat Badan Musyawarah (Banmus) yang dihadiri seluruh anggota Banmus.

“Disepakati pada waktu itu jika Paripurna akan dilaksanakan tanggal 26 September 2022 atau hari ini, dan terkait untuk kepentingan rakyat APBD-P ini pasti ini berproses dan berjalan. Kita akan lihat di akhir seperti apa”,jelas Syam.

” Yang pasti kita agendakan sesuai jadwal yang ada, mulai besok kita akan ada pembahasan dan mudah-mudahan teman-teman Fraksi yang tadi keluar insya Allah akan bergabung dalam pembahasan”,Tambahnya.

Yang pasti, Syam menegaskan sebagai ketua DPRD dirinya akan menjalankan mekanisme sesuai ketentuan yang ada.

“Saya akan pimpin rapat mulai besok dan saya berharap semua anggota Banggar bisa hadir dalam pembahasan, saya tidak mau berdebat paham atau tidak tentang tata tertib dan ketika berjalan paripurna kemudian ada yang keluar itu bagian dari sikap. Lagian juga paripurna ini tidak ada yang ditutup tutupi,” Tegasnya.(Win/Relatif.id).

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab