RELATIF.ID, GORONTALO__Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (DLH-SDA) Kabupaten Gorontalo, Anita Hippy.SH angkat bicara soal penanganan sampah di sepanjang jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR). Sabtu (01/04/2023).
Menurutnya, walaupun jalan GORR itu notabenenya adalah jalan Provinsi Gorontalo, namun untuk tumpukan sampah yang mengganggu pandangan bahkan menimbulkan aroma tak sedap itu juga menjadi tanggungjawabnya.
Pasalnya, untuk sampah – sampah yang selalu ada di sepanjang jalan GORR itu masuk wilayah Kabupaten Gorontalo. Sehingga dengan begitu personil kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup selalu melakukan pengangkutan namun karena kurangnya kesadaran masyarakat sehingga nya untuk sampah di jalan GORR selalu ada.
“Untuk kita DLH Kabupaten Gorontalo tidak lagi melihat mana kewenangan Provinsi dan sebagainya, karena jalan ini ada di Kabupaten sehingga kami sering melakukan grebek sampah di sepanjang jalan GORR dan tempat tempat lainnya”. ujar Anita saat di konfirmasi.

“Ini sering saya lakukan bersama bidang kebersihan dan petugas sampah, namun pada intinya adalah kesadaran masyarakat dan yang perlu diketahui jika kami terfokus hanya di sepanjang jalan GORR dengan keterbatasan armada tentunya juga akan ada yang terbengkalai pengangkatan sampah di wilayah Kabupaten”. Tambahnya.
Olehnya, kata Anita untuk pengangkutan sampah di sepanjang jalan GORR pihaknya mengambil waktu tertentu namun lebih dari itu dirinya menghimbau juga meminta kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di sepanjang jalan GORR.
“Himbauan ini selalu kami lakukan bahkan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, untuk himbauan sendiri selain secara lisan juga melalui tulisan. Namun ada beberapa tulisan untuk tidak membuang sampah sudah di rusak, walaupun demikian kami tidak akan berhenti memberikan himbauan”, Katanya.
“Karena beberapa baliho himbauan tidak membuang sampah yang kecil kecil itu sudah dirusak, ini saya lagi sudah perintahkan pada bawahan saya untuk buat yang lebih besar besar lagi. Ini sudah menjadi tanggungjawab kami namun juga kami butuh kerja sama dari masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan”, tutup Anita Hippy.(Ay/Relatif.id).



