RELATIF.ID, GORONTALO – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa dirinya tidak menitipkan calon Ketua dalam pelaksanaan Musyawarah Daerah (MUSDA) VI Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gorontalo.
Pernyataan tegas ini ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam kegiatan MUSDA VI KNPI yang digelar di Aula Bukit Proja, Limboto, Sabtu (2/8/2025).
“Beberapa hari yang lalu, panitia ketemu saya. Saya bilang, saya restui dan saya dukung. Tapi saya tidak titip orang,” ujar Sofyan Puhi dengan nada tegas.
Menurutnya, menitipkan calon kandidat dalam proses pemilihan justru akan mempersempit ruang kreativitas pemuda, serta berpotensi memunculkan kelompok-kelompok tertentu di tubuh KNPI.
“Kalau saya titip orang, itu sama halnya dengan menyempitkan ruang kreativitas pemuda. Dan itu bisa memicu munculnya kelompok-kelompok dalam KNPI. Saya tidak menginginkan hal itu terjadi,” lanjutnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan MUSDA yang tetap berjalan dengan baik, serta menekankan pentingnya menjaga persatuan pemuda.
“Alhamdulillah, KNPI Kabupaten Gorontalo sudah bersatu. Jangan sampai hanya karena ada MUSDA, malah kembali terpecah,” ucapnya.
Di akhir penyampaiannya itu, Sofyan menegaskan bahwa siapa pun yang terpilih sebagai Ketua KNPI Kabupaten Gorontalo adalah representasi pemuda daerah yang tetap menjadi bagian dari mitra pemerintahan daerah.
“Seluruh pemuda di Kabupaten Gorontalo adalah bagian dari pemerintah daerah. Jadi siapa pun yang terpilih dan disepakati, itulah warna pemuda kita,” pungkasnya. (Beju)



