BeritaKabupaten Gorontalo

Tekanan Fiskal, Bupati Sofyan Minta OPD Tak Berhenti di Gagasan Inovasi

14
×

Tekanan Fiskal, Bupati Sofyan Minta OPD Tak Berhenti di Gagasan Inovasi

Sebarkan artikel ini

RELATIF.ID, KABUPATEN GORONTALO – Tekanan fiskal daerah mendorong Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk memperkuat inovasi di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bupati Gorontalo Sofyan Puhi meminta inovasi tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi benar-benar diterapkan untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik.

 

Menurut Sofyan, inovasi dibutuhkan agar penyelenggaraan pemerintahan tetap bergerak dan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih mudah bagi masyarakat di tengah keterbatasan fiskal.

 

“Dengan kondisi tekanan fiskal, jika kita tidak keluar dari situasi ini, tidak melalui inovasi, kita akan terus stagnan. Maka inovasi dibutuhkan oleh kita semua untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat,” tegas Sofyan dalam Rapat Koordinasi Inovasi Daerah di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Kamis (1/10/2026).

 

Ia juga meminta setiap OPD memastikan inovasi yang telah dibuat benar-benar dijalankan sekaligus ditata secara administratif. Menurutnya, pencatatan menjadi bagian penting agar inovasi yang lahir dari daerah dapat didaftarkan dan memperoleh pengakuan hingga tingkat nasional.

 

Sofyan menyebut sejumlah terobosan yang telah berjalan di Kabupaten Gorontalo. Di antaranya program Isbat Wakaf yang merupakan kolaborasi dengan Kementerian Agama dan Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta integrasi pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bersama Kementerian Perumahan.

 

Menurutnya, berbagai program tersebut menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Yang terpenting adalah kemampuan pemerintah melihat persoalan dan menghadirkan cara baru untuk menyelesaikannya.

 

Ia juga menyoroti potensi sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki Kabupaten Gorontalo. Potensi tersebut, kata dia, perlu diarahkan untuk menghasilkan terobosan yang memberikan dampak terhadap pelayanan dan pembangunan daerah.

 

Menarik Untuk Anda :  Hariyanto Manan Sebut Gaji 13 Untuk Pejabat Negara Dan Pejabat Daerah Kabgor Akan Dicairkan

“Potensi SDM yang kita miliki sangat besar. Sayang sekali jika potensi tersebut tidak kita maksimalkan untuk kemajuan daerah. Sisi administrasinya harus kita lengkapi agar inovasi-inovasi Gorontalo tercatat dan diakui,” tambahnya.

 

Sebagai tindak lanjut rapat koordinasi tersebut, Sofyan menginstruksikan Sekretaris Daerah bersama jajaran Asisten untuk menyusun timeline kerja dan langkah tindak lanjut penguatan inovasi daerah.

 

Pembenahan tata kelola inovasi dan pelayanan publik tersebut ditargetkan dapat dipersiapkan untuk pelaksanaan pada tahun anggaran berikutnya.

 

Rakor tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, pimpinan OPD serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo. (Beju)