RELATIF.ID, GORONTALO___ Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir melaunching Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru.
Selain itu juga dilangsungkan pengukuhan terhadap Orang Tua Asuh Peduli Pencegahan Stunting Kampung Keluarga Berkualitas. Selasa (20/12/2022).

Roni menyampaikan dapur sehat yang telah di launching ini untuk mengintervensi orang yang sudah stunting selama 12 hari dan itu terdiri dari makanan bergizi dan olahan lokal.
“ Yang kedua transfer noulis yang kita dapat bahwa itu yang diajarkan oleh ibu yang punya stunting sehingga sudah 12 hari kemudian itu yang akan dilaksanakan oleh orang tua sendiri,” Kata Sekda

Roni menjelaskan selama 12 hari itu nantinya akan di ditimbang berat badan dari masyarakat yang terserang stunting, dimana kata Roni rata rata 200gram akan naik berat badan setelah selama 12 hari.
“ Setelah 12 hari kita harap orang tuanya mempraktikkan apa yang sudah didapatkan dan saya sudah perintahkan kepala puskesmas untuk memantau pelaksanaan dirumah dan program ini berkelanjutan,” Jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tuladenggi, Johan Panigoro memaparkan, launching ini dalam rangka penurunan stunting di Desa Tuladenggi. Berdasarkan peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 Tentang percepatan penurunan stunting di Indonesia.
“Sesuai data yang ada saat ini untuk tingkat 24,4 persen dan saat ini di Gorontalo 29 persen jadi target kedepannya hingga 2024 bisa turun hingga 14 persen olehnya dengan dasar ini kami Pemerintah Desa laksanakan kegiatan ini”, papar Johan saat di wawancarai.

“Launching ini bersumber dari dana desa yang di ABPDeS induk itu ada 8 persen untuk dana pencegahan covid namun tidak terserap maka kita alihkan ke stuting,” tutup Johan Panigoro.(Win/Relatif.id).



