kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
Kabupaten GorontaloPolitikPolitik

Baru Tiga Nama Yang Pantas Jadi Calon Bupati Di Kabupaten Gorontalo, Satu Diantaranya Sudah Punya Tiket Resmi

354
×

Baru Tiga Nama Yang Pantas Jadi Calon Bupati Di Kabupaten Gorontalo, Satu Diantaranya Sudah Punya Tiket Resmi

Sebarkan artikel ini

RELATIF.ID, GORONTALO – Pembicaraan Perhelatan Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Gorontalo pada 2024 makin seru. Saat ini yang hangat di bicarakan, baru tiga nana yang pantas dan layak untuk menduduki jabatan sebagai Nahkoda yakni Hendra Hemeto, Sofyan Puhi dan Fadly Hasan, namun yang sudah menegang tiket resmi baru satu nama yakni Hendra Hemeto.

Dinosaur

Seperti yang disampaikan oleh Politisi senior Mansir Mudeng, mengapa baru tiga nama ini yang dinilai pantas dan cocok untuk menjadi Bupati, karena ketiganya pernah menduduki sebagai Wakil Bupati dan mempunyai kendaraan partai yang besar dan jelas memiliki basis masa yang besar di Kabupaten Gorontalo.

Seperti halnya Hendra Hemeto, menurut Mansir Mudeng saat ini beliau mendampingi Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo sebagai wakil Bupati dalam menahkodai daerah ini, sehingga nama besarnya masih sangat hangat di mata masyarakat dan beliau adalah ketua Partai pemenang nomor 2 dalam Pileg di Kabupaten Gorontalo 2019 kemarin, sehingga kesiapan Hendra Hemeto untuk maju sebagai Calon Bupati sudah tidak dapat terbendung lagi.

“Secara tegas saya sampaikan baru 3 nana ini yang pantas dan layak menjadi calon Bupati di daerah ini, dan ketiganya sudah memiliki pengalaman dalam menjadi pemimpin karena ketiganya pernah menjadi wakil Bupati,” tegasnya.

Ditanyakan soal Roni Sampir yang saat ini mulai dibicarakan untuk maju dalam Pilkada ini, Mansir Mudeng mengungkapkan, sebagai Sekretaris Daerah belum ada Bukti rapor terbaik yang diberikan untuk daerah dan belum teruji dalam hal kepemimpinannya.

“Beliau baru beberapa bulan menjadi Sekda sehingga masih terhitung muda dan belia untuk menjadi pemimpin tapi tidak menekan haknya untuk mencalonkan dirinya dalam Pilkada tersebut. Namun alangkah baiknya beliau belum melangkah ke politik dan tetap bertahan menjadi Sekda, karena masih banyak yang harus dilakukan dalam membenahi administrasi masalah PNS di Daerah ini,” tambahnya,

Menarik Untuk Anda :  Resmi Mendaftar di PDI-P, Arifin Djakani Menyerahkan Sepenuhnya Pada Mekanisme Partai

Ditanyakan soal calon lainnya yang mendapatkan dukungan dari PAC seperti Syam T Ase dan Ariiin Djakani, Mansir mengatakan itu hak mereka karena mereka mempunyai partai sendiri yang menjadi kendaraan mereka nantinya, karena semu orang mempunyai hak untuk mencalonkan dirinya dalam Pilkada.

“Harapan saya mari kita menunjukan sikap yang gentleman dalam berkompetensi, misalnya ada ASN yang ingin maju, harus menyatakan diri untuk mundur dari ASN dari sekarang. Sehingga ini baru dibilang gentle,” pungkasnya. (Ded/Relatif.id).

kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
IKLAN 357 STUDIO 312