kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
Provinsi Gorontalo

Anton Abdullah: Rakyat Jangan Disalahkan, Copot Kapolda Gorontalo

231
×

Anton Abdullah: Rakyat Jangan Disalahkan, Copot Kapolda Gorontalo

Sebarkan artikel ini

RELATIF.ID, GORONTALO__Kericuhan yang terjadi di Pohuwato, Kamis tanggal 21 September 2023 kemarin mendapat sorotan dari salah satu aktivis Gorontalo.

Anton Abdullah dalam rilisnya mnyampaikan bahwa hal ini merupakan akumulasi dari Luapan emosi rakyat. Kantor Bupati dan beberapa sarana dan prasana pemerintah yang dirusak menjadi bukti dari luapan emosi rakyat, meskipun tidak menafikan bahwa kejadian itu tidak dibenarkan oleh undang-undang.

Dirinya menduga bahwa, Ini merupakan kelalaian Kapolda Gorontalo karena seharusnya terlebih dahulu melakukan langkah-langkah antisipatif terhadap kemungkinan terburuk. Namun dalam praktiknya, itu tidak dilaksanakan.

“Buktinya pihak kepolisian kecolongan dengan terbakarnya kantor Bupati Pohuwato, Saya menduga ini adalah kelalaian Kapolda. Hal ini tidak bisa dibiarkan.” Tegas Anton. Jum’at (22/09/2023).

Lebih lanjut, mantan Presiden Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo periode 2012-2013 ini, juga menyampaikan bahwa rakyat mana yang tidak melakukan perlawanan terhadap pendzoliman yang terjadi.

“Isu yang berkembang bahwa Tanah mereka belum dibayar, emas yang mereka dapatkan tidak bisa dijual, mereka di larang mengambil emas di tanah mereka sendiri maka wajar mereka melakukan perlawanan.” Jelasnya.

“Persoalan bentrok dan pembakaran kantor Bupati Pohuwato itu urusan pihak kepolisian, Deteksi dini jauh sebelum demonstrasi dilakukan sangat diduga tidak dilakukan.” Lanjut Anton.

Kemarin, di Bone Bolango kata Anton juga terjadi hal demikian (kerusuhan.red) akibat Demontrasi sehingga terjadi bentrok antara pihak kepolisian dan masa aksi, ini bukti Kapolda tidak mampu melakukan langkah-langkah Antisipatif terhadap para demonstran.

“Oleh karena itu, dua kesalahan ini sudah cukup. Jangan sampai ada kesalahan ke 3 kali. Pendekatan-pendekatan secara humanis tidak tercermin pada kepemimpinan Kapolda saat ini. Dia (kapolda) justru menggunakan “tangan besinya” untuk menghalau kekuatan rakyat. Tidak mencerminkan sebagai tokoh pengayom dan pelindung bagi rakyat.” Katanya.

Menarik Untuk Anda :  Adhan Dambea Sebut Sumber Masalah Di Pohuwato Karena Adanya Pengalihan IUP

“Maka dari itu, saya akan berkirim surat Ke Kapolri meminta Kapolda Gorontalo untuk dicopot dari jabatannya.” Tutup Anton.(Tim/Relatif.id).

kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
IKLAN 357 STUDIO 312