RELATIF.ID, GORONTALO – Kepala Seksi Profesi dan Pengamanan (Kasi Propam) Polresta Gorontalo Kota, AKP Hayun Ilowa mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Peringatan ini disampaikan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap maraknya aksi penipuan yang mencatut nama pejabat Polri di wilayah Gorontalo.
Ia mengungkapkan, berkaca dari yang sudah terjadi, setiap kali ada pergantian atau perwira di lingkungan Polri, selalu saja ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan situasi untuk melakukan penipuan terhadap masyarakat.
Salah satu pengusaha di Kota Gorontalo bahkan menjadi korban penipuan oleh orang yang tidak bertanggung jawab tersebut.
Dalam modus penipuan kali ini, cara para penipu dan pemeras yang mengaku dari instansi kepolisian ini beragam, namun pada ujung-ujungnya tetap satu yakni mendapatkan uang atau keuntungan lain dalam bentuk apa pun.
Oleh karenanya, dalam rangka mengantisipasi aksi penipuan yang mengatasnamakan pejabat Polri, khususnya di wilayah hukum Polresta Gorontalo Kota dan Polda Gorontalo, AKP Hayun mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah mempercayainya.
“Dihimbau agar masyarakat jangan mudah percaya dengan segala bentuk penipuan dengan modus meminta untuk mengirimkan sejumlah uang yang mengatasnamakan Kapolresta atau pejabat Polda,” imbau AKP Hayun, Selasa (7/10/2025).
Ia mengatakan bahwa pejabat Polri baik dari tingkat Mabes, Polda, Polres maupun Polsek tidak akan pernah menghubungi untuk meminta sejumlah uang dan atau fasilitas.
“Apabila ada masyarakat mendapat telepon yang mengatasnamakan pejabat Polri, agar melakukan konfirmasi terhadap pejabat yang telah dijadikan referensi, guna klarifikasi atas kebenaran permintaan tersebut,” pungkasnya. (Beju)



