RELATIF.ID, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo melakukan evaluasi terhadap laporan kinerja Perumda Tirta Limutu untuk triwulan tiga.
Rapat evaluasi yang dilaksana pada Rabu (13/8/2025) bertempat di ruangan Dulohupa Kantor Bupati ini, Sofyan Puhi menyampaikan, rapat tersebut rutin dilakukan setiap triwulannya.
“Setiap triwulan kita laksanakan seperti ini,” ujar Sofyan saat diwawancarai usai rapat evaluasi.
Ia menjelaskan, evaluasi kali ini baru membahas capaian kinerja untuk tiga bulan terakhir. Adapun pembahasan secara menyeluruh, lanjut dia, akan dilakukan pada rapat berikutnya.
“Insyaallah pada rules nanti, kita akan bahas secara total. Tadi baru triwulan tiga bulan terakhir,” katanya.
Fokus pada Laporan Keuangan dan Produksi
Berikut, Bupati Sofyan juga memaparkan sejumlah aspek menjadi fokus pada rapat evaluasi tersebut, mulai dari laporan keuangan hingga proses produksi air.
Dari hasil laporan tim pengawas PDAM, Pemerintah Daerah memberikan sejumlah masukan untuk mendorong perbaikan.
“Evaluasi terhadap kinerjanya, keuangannya, kemudian proses produksinya. Sehingga laporan ini kami berikan masukan-masukan, khususnya hasil laporan dari tim pengawas PDAM,” terang Sofyan.
Salah satu catatan yang menjadi perhatian penting, menurutnya, adalah kewajiban pelanggan yang masih menunggak. Olehnya, Sofyan menekankan agar pihak PDAM lebih intens melakukan penagihan.
“Memang ada sedikit perbaikan kinerja, misalnya kapasitas air, produksinya, kemudian biaya ketenagakerjaannya, kewajiban pelanggan yang menunggak, itu diberikan dorongan agar tetap harus menagih,” tegasnya.
PAD dan Penyesuaian Tarif
Terkait kemungkinan kenaikan tarif, Sofyan menuturkan, hal itu masih akan dilihat dari perkembangan ke depan pasca evaluasi.
“Kita akan sesuaikan, tapi kita lihat dulu ke depannya,” ujarnya.
Sementara untuk kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), ia mengaku belum menaruh ekspektasi besar. Sebab bagi Sofyan, yang terpenting adalah PDAM dapat beroperasi dengan baik.
“Kalau PAD-nya kita belum berharap banyak, tapi yang terpenting mereka bisa beroperasi dengan baik,” ucapnya.
Bahkan di akhir rapat pun, ungkap Sofyan, pihaknya memberikan sembilan rekomendasi, salah satunya penyesuaian tarif air bersih dengan catatan kualitas pelayanan tetap terjaga.
“Jadi ada sembilan rekomendasi, termasuk salah satunya penyesuaian tarif. Tapi sambil diikuti dengan kualitas air bersih yang terpenuhi,” tandas politisi Nasdem itu. (Beju)



