RELATIF.ID, GORONTALO – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Gorontalo, Trizal Entengo, mengungkapkan bahwa cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Gorontalo telah mencapai 98 persen.
Meski demikian, kata dia, tingkat layanan aktif bagi peserta BPJS Kesehatan baru mencapai 90 persen.
“Capaian UHC kita sudah 98 persen, itu sudah memadai. Tapi layanan aktif kepada peserta baru 90 persen, dan ini yang perlu kita tingkatkan ke depan,” ujar Trizal kepada awak media usai kegiatan sosialisasi Program JKN yang digelar BPJS Kesehatan Kabupaten Gorontalo, di Aula Kasmat Lahay, Kamis (19/6/2025).
Oleh karena itu, Trizal menegaskan, pentingnya kerja keras semua pihak untuk mencapai target layanan aktif sesuai standar nasional. Menurutnya, salah satu kendala dalam keaktifan peserta BPJS Kesehatan berkaitan dengan ketidaksesuaian data kependudukan.
“Misalnya ada masyarakat yang terdaftar di Kabupaten Gorontalo, tapi ternyata sedang bekerja atau kuliah di luar daerah. Maka otomatis mereka tidak bisa mendapatkan pelayanan di sini,” jelasnya.
Ia berharap melalui kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap pentingnya layanan aktif BPJS Kesehatan.
“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta sosialisasi hari ini untuk turut menyampaikan informasi ini di lingkungan kerja maupun di masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Beju)



