Desa Tonala Miliki Potensi Hasil Alam Yang Menjanjikan, Sumarno Antule: Yang Utama Akses Jalan Tani

53

Kabupaten Gorontalo,- Memiliki luas lahan pertanian yang kurang lebi 60 persen dari luas wilayah, Desa Tonala Kecamatan Telaga Biru yang berada di puncak tersebut, memiliki banyak potensi alam yang besar dan menjanjikan untuk dikelola oleh warga masyarakat.

Adapun potensi sumber daya alam yang bisa di kelola masyarakat sekitar yakni, Pohon aren sebagai bahan baku untuk pembuatan gula merah dan gula semut, Kemiri, Jagung, Rica, Cingkeh, Pala serta berbagai macam tanaman lainnya.

Berkaitan dengan potensi Desa Tonala khususnya di wilayah pertanian sala satu warga yang juga ketua kelompok tani, Ani Masiri menjelaskan, untuk tanaman jagung yang ditanam ditanah yang seluas dua hektar, setiap kali melakukan panen 4 bulan sekali, dirinya bisa menghasilkan keuntungan bersih 20 juta hingga 30 juta, sesuai dengan kondisi cuaca.

Selanjutnya, disampaikan Ani Masiri untuk tanaman rica sendiri dalam seminggu hasil panennya berkisar antara 50 sampai 60 kilo. Sedangkan perkilo rica tersebut dijual dengan harga 50 ribu, sehingga pendapatannya dalam semiggu berkisar antara 2.5 juta hingga 3 juta. Untuk pohon aren dalam sehari bisa menghasil hingga 12 kilo gula merah, dengan harga penjualan 15 ribu perkilo.

“ Untuk kemiri bisa sampai 50 kilo perhari dengan harga jual yang belum terkupas 5 ribu perkilo dan yang sudah terkupas itu 25 ribu perkilogramnya. Untuk penjualannya tidak menentu berapa banyak yang habis dalam sehari, tergantung dari kebutuhan dari pedagang itu sendiri,” ucap wanita yang akrab disapa Ma’ Haya saat diwawancarai awak media, Minggu 31/01/2021

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Tonala Sumarno Antule saat dimintai tanggapan terkait potensi alam di desanya tersebut memaparkan, dengan terbukanya akses jalan ke desa, lebih menambah penghasilan para petani.

” Mereka para petani tidak lagi harus susah-susah datang ke kota memasarkan hasil pertanian mereka, namun para pedanga sendiri yang sudah datang langsung ke desa ini untuk membeli hasil bumi “. papar Kades yang akrab disapa Aya Ano.

“Jadi para pedagang baik dari Kota Gorontalo Kabupaten Gorontalo serta Bone Bolango yang sudah langsung datang kesini. Karena dengan datang langsung ke petani, mereka akan mendapatkan hasil pertanian dengan lebih murah, dan ketika dijual kembali akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar,” sambung Aya Ano

Saat ini kata Sumarno peremeritah desa terus berupaya untuk mendapatkan anggara selain dana ADD untuk bisa membuka akses jalan pertanian, demi memotivasi dan mempermudah masyarakat dalam mengelola hasil pertanian.

“Jadi selain melalui dana ADD, kami juga berupaya mendapatkan anggaran baik dari pemerintah Kabupaten dan Provinsi untuk membuka dan meningkatkan akses jalan di desa ini, utamanya jalan tani “. kata Sumarno diakhir kalimatnya. (R2)

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab