RELATIF.ID, BONE BOLANGO – Meski di tengah keterbatasan anggaran daerah, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango tetap berkomitmen memastikan berbagai program prioritas dan layanan dasar masyarakat tetap berjalan.
Komitmen ini disampaikan Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, saat menerima kunjungan kerja Tim Reses DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) II di Onato Cafe dan Resto, Senin (29/6/2026).
Ia juga menegaskan bahwa, pemerintah daerah terus berupaya memenuhi berbagai kewajiban belanja mandatory sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang bersifat mendesak.
Salah satu wujud nyata komitmen itu terlihat pada penanganan SDN 7 Bulango Utara pascakebakaran. Sekolah dasar itu juga sebelumnya sempat dikunjungi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, beberapa waktu lalu.
“Belanja mandatory tetap berjalan. Termasuk kebutuhan mendesak seperti rehabilitasi ruang belajar yang terbakar di SDN 7 Bulango Utara. Alhamdulillah, dua ruang sudah kami anggarkan,” tegas Iwan.
Selain sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango juga bergerak cepat mengantisipasi dampak penonaktifan sekitar 17 ribu peserta BPJS Kesehatan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial.
Langkah ini dilakukan agar akses layanan kesehatan bagi masyarakat tetap terjamin.
“Persoalan BPJS Kesehatan ini sudah kami antisipasi melalui APBD, meskipun di tengah keterbatasan anggaran daerah. Alhamdulillah, kami juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo,” ujarnya.
Sekda Iwan berharap dukungan DPRD Provinsi Gorontalo dalam memperkuat berbagai program strategis daerah, termasuk percepatan penanganan infrastruktur jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat, seperti ruas jalan Pinogu dan ruas Tapa–Bulango.
Sementara itu, perwakilan Tim Reses DPRD Provinsi Gorontalo, Syamsir Djafar Kiayi mengatakan, pelaksanaan reses ini menjadi ruang dialog untuk menyerap aspirasi dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat secara nyata.
“Kami ingin reses ini tidak hanya menjadi formalitas. Karena itu, kami lebih mengedepankan dialog dan diskusi untuk memperjuangkan apa yang menjadi harapan bersama,” ungkap Syamsir.
Ia menjelaskan, anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil II tersebar di berbagai komisi, mulai dari Komisi I, Komisi II, hingga Komisi III. Dengan demikian, diharapkan berbagai kebutuhan pembangunan daerah dari beragam sektor dapat dikawal secara maksimal.
Diketahui, reses kali ini merupakan reses ketiga pada masa persidangan Tahun 2025–2026 yang dilaksanakan secara serentak di enam daerah pemilihan di Provinsi Gorontalo.
“Semoga sumbangsih kecil yang kami lakukan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bone Bolango,” pungkasnya. (Beju)



