Dugaan Investasi Bodong, PT. IBF Akan Polisikan Rahmat S. Ambo

582

RELATIF.ID, GORONTALO___Belakang ini bumi serambi madina Gorontalo dihebohkan dengan polemik dugaan investasi bodong yang dilakukan Rahmat S. Ambo dengan mencatut nama PT. Internasional Business Futures (IBF).

IBF sendiri adalah perusahaan jasa keuangan yang bergerak dalam perdagangan instrumen financial, Valuta Asing, Index saham dan komoditi yang berbasis pada perdagangan online profesional.

Tega Apriadi Abdi (jas biru) saat konferensi pers di ruangan ketua DPRD Kabupaten Gorontalo.

Menangapi keterlibatan, Rahmat S. Ambo yang menjadi perbincangan belakangan ini, Kepala Galery PT. IBF Pekanbaru, Tega Apria Abdi akhirnya paparkan semua di hadapan awak media di dampingi ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Syam T. Ase dan anggota lainnya dari fraksi Golkar, Iskandar Mangopa, Rabu (02/02/2022).

“Iya benar, dia (Rahmat Ambe.red) merupakan rekan kerja kita (Marketing_read) dan sebelum ditugaskan di Gorontalo ada beberapa rangkaian peraturan yang telah disepakati, sebagaimana tertuang dalam fakta integritas antara perusahaan dan Rahmat S. Ambo sebagai perwakilan di Gorontalo,”papar Tega Apria Abdi.

Dirinya menjelaskan, terkait penghimpunan dana masyarakat serta menjanjikan provit 30 persen perbulan seperti yang dijanjikan Rahmat S. Ambo itu tidak benar dan untuk memastikan hal tersebut dirinya beserta rombongan berkunjung ke Gorontalo.

“Makanya setelah saya pelajari isu saat ini, saya memastikan diri untuk ke Gorontalo dan meluruskan ini, karena kalau ini benar maka akan menjadi masalah untuk IBF khususnya,”Jelasnya.

Menurutnya, dana yang di transfer Rahmat S Ambo ke rekening perusahaan IBF hanya sebesar Rp 1.9 Milyar. Kemudian, kata dia, dana tersebut juga telah dikembalikan ke rekening yang bersangkutan pada bulan Desember tahun 2021.

“Dana yang di transfer ke rekening perusahaan tersebut atas nama Rahmat Ambo sebagai nasabah, kemudian sudah kami kembalikan ke rekening atas nama dia juga. Hal ini kemudian menjawab isu yang beredar bahwa penarikan dana di IBF itu susah, itu tidak benar. Buktinya seluruh dana yang di transfer ke kami sudah ditarik lagi secara bertahap oleh Rahmat dan selesai pada Desember lalu,”ungkap Tega.

Berkaitan dengan hal ini, pihaknya akan membuka layanan posko pengaduan bagi masyarakat yang telah menyetorkan dananya ke rekening pribadi Rahmat Ambo, agar dapat diketahui jumlahnya secara keseluruhan, tentunya dibuktikan dengan kwitansi.

“Jika dia (Rahmat_read) tidak mendatangi kami, maka kemungkinan kita akan melaporkan ke pihak berwajib, terus terang kita (Sebelumnya_red) sudah melakukan mediasi dan kita sudah ada solusi, tapi hingga saat ini Ia tidak terada di tempat”,Tegasnya.

“Justru IBF ada di tempat dan kita tidak akan lari dari ini. Saya juga minta bantuan kawan-kawan untuk bahu-membahu mencari Rahmat agar masalah ini cepat selesai,”tutup Tega.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Syam T. Ase berharap kiranya PT. IBF dapat menyelesaikam permasalahan ini dan apa yang menjadi harapan para member dapat diatasi.

“Semoga akan dibukanya posko pengaduan yang difasilitasi oleh PT. IBF ini dapat membantu dan mendata secara keseluruhan dana yang disetorkan ke rekening pribadi Rahmat Ambo,” Harapnya.

Syam T. Ase (kemeja putih lengan panjang). Bersama kepala Galery PT. IBF.

Anggota DPRD dari partai yang berlambang Ka’bah ini meminta agar PT. IBF dapat mengamankan aset dari Rahmat S. Ambo.

“Dan kami berharap juga aset – aset yang dimiki Rahmat Ambo yang menurut informasi kami dapatkan ada diluar daerah untuk diamankan oleh PT. IBF,”pinta Syam T Ase.(Win/Relatif.id).

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab