RELATIF.ID, GORONTALO – Puluhan massa aksi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi (Badko) Sulawesi Utara-Gorontalo (SulutGo) yang terdiri dari Cabang Gorontalo dan Limbototo, mendatangi Kantor Bea Cukai Gorontalo yang beralamat di Jalan Mayor Dullah, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Selasa (17/12/2024).
Aksi yang dimulai pukul 15.40 WITA ini langsung diwarnai dengan pembakaran ban bekas sebagai bentuk protes terhadap maraknya peredaran rokok ilegal di Gorontalo.

Dalam orasinya, massa aksi menuntut pihak Bea Cukai Gorontalo untuk lebih serius dalam melakukan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal. Mereka menilai kinerja Bea Cukai selama ini tidak maksimal.
“Kami meminta kejelasan dan tindakan tegas oleh pihak Bea Cukai terhadap maraknya rokok ilegal di Gorontalo,” suarakan salah satu orator aksi.
Massa aksi juga menduga, bahwa pihak Bea Cukai tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengatasi peredaran rokok ilegal yang sudah berlangsung selama dua tahun di Gorontalo.
“Sudah dua tahun, ratusan rokok ilegal masuk ke Gorontalo, hal itu membuktikan bahwa Bea Cukai Gorontalo tidak mampu menjalankan tugas dan amanahnya,” lanjut orator tersebut.
Lebih tegas lagi, massa aksi meminta pimpinan Bea Cukai untuk mundur dari jabatannya, karena dinilai tidak mampu menyelesaikan persoalan tersebut.
“Jika pemimpin Bea Cukai tidak mampu menjalankan tugasnya, maka mundur saja dari jabatannya,” teriaknya.
Selain itu, massa aksi juga menuding adanya indikasi permainan antara pihak Bea Cukai dan produsen rokok ilegal. Menurut mereka, peredaran rokok ilegal telah merugikan negara hingga ratusan juta rupiah.
“Ratusan rokok ilegal yang masuk di Gorontalo telah merugikan negara sebesar Rp317 juta. Sementara itu, Gorontalo adalah daerah termiskin di Indonesia. Oleh karena itu, kami menilai pihak Bea Cukai sudah main mata dengan pihak produsen rokok ilegal,” tegas salah seorang demonstran.
Aksi unjuk rasa ini sempat memanas dan diwarnai aksi saling dorong antara massa aksi dengan pihak kepolisian yang melakukan pengamanan terhadap masa aksi yang memaksa masuk ke dalam kantor.
Hingga berita ini diterbitkan, aksi demonstrasi masih berlangsung di halaman depan Kantor Bea Cukai Gorontalo.
Penulis: Beju



