kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
Kabupaten Gorontalo

Jalan AK Luneto-Ombulo Belum Tuntas, Kontraktor Lari..???

334
×

Jalan AK Luneto-Ombulo Belum Tuntas, Kontraktor Lari..???

Sebarkan artikel ini

RELATIF.ID, GORONTALO___Pekerjaan jalan AK Luneto-Ombulo Kecamatan Limboto Barat sepanjang 3.565 itu jalan ditempat. Bahkan telah melewati batas waktu pekerjaan.

Pasalnya, proyek yang dikerjakan CV. Bangun Jaya diprotes emak-emak karena terlalu lama (tiga bulan) berhenti dikerjakan. Mereka mengaku kewalahan mengatasi debu dari jalan akibat dampak kendaraan yang melintasi dengan kecepatan tinggi.

Dinosaur

Diketahui, volume pekerjaan terbagi atas dua segmen; segmen 1: 2.065 meter dengan lebar 6 meter dan segmen 2: 1.500 meter dengan lebar 3,5 meter. Nilai kontrak pekerjaan ini terbilang cukup besar Rp 7,9 Miliar atau Rp. 7.987.343.188 dengan waktu pelaksanaan 114 hari menggunakan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Papan Informasi pekerjaan jalan Ak. Luneto-Ombulo.

Warga setempat menduga pemilik pekerjaan lari. Alasan warga sederhana, karena proyek dibiarkan terbengkalai dan tidak memiliki progres.

Saat ditemui di lokasi pekerjaan, Suleman (43) warga Desa Huidu mengaku kesal dengan membandingkan pekerjaan jalan diruas lainnya sudah rampung namun berbeda dengan jalan yang didepan rumahnya.

“Bukan apa-apa, pak. Pekerjaan Jalan Amal Modjo sudah selesai di Desa Ombulo sudah selesai dikerjakan, sementara jalan kami yang telah lebih dulu dibongkar sampai saat ini belum selesai dikerjakan. Yang begini namanya amburadul, kami khawatir dan menduga kontraktor sudah kabur,”Ujarnya saat diwawancarai awak media, Sabtu (05/02/2022).

Selain itu juga masih warga Desa Huidu Dusun I, Ana Magdalena (29) mengaku kewalahan mencegah debu masuk dalam toko pakaian yang mejadi usaha miliknya.

“Mohon maaf, tiap hari aktivitas usaha kami terganggu. Kami bersuykur jalan ini telah diperhatikan pemerintah, tapi proses pekerjaanya sudah sangat lama. Pak, warga sudah menjadi korban. Debu kemana-mana,”Katanya.

Dirinya berharap pekerjaan jalan ruas AK. Luneto-Ombulo ini sesegera mungkin rampung agar debu tidak lagi menggangu aktivitas warga, terutama mereka yang memiliki usaha di sepanjang jalan.

Menarik Untuk Anda :  Bentuk Komitmen Terhadap Rakyat, Paslon Roni - Adnan Berikan Nomor Telepon Untuk Ditagih Janji Program

“Saya tidak tahu apakah kontraktor kabur atau tidak, tapi kami berharap jalan segera di aspal. Debu membahayakan kesehatan, saya punya anak bayi,”harap Ana

Suasana ruas jalan AK. Luneto-Ombulo yang berdebu menggangu aktivitas warga.

Ditempat yang terpisah saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, PLT Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR), Darwin Romi Sjahrain membenarkan jika pekerjaan Jalan AK Luneto-Ombulo terhenti.

“Iya, (pekerjaan jalan berhenti sementara). Kami sudah memanggil pihak penyedia jasa. Kesulitan kontraktor masih mencari pihak yang bisa melakukan pengaspalan jalan atau yang punya AMP (Asphalt Mixing Plant),”Bebernya.

Kepala Dinas PU-PR yang saat ini sudah menjabat sebagai Asisten III ini menepis informasi kontraktor pekerja proyek Jalan AK Luneto-Ombulo lari dan tidak ingin bertanggungjawab menyelesaikan pekerjaan.

“Kontraktornya masih ada, tidak (kabur). Kontraktor sementara berupaya. Saya sudah meminta mereka untuk menyelesaikan aspal jalan,”ungkap Romy.

Namun disinggung terkait progres pekerjaan, Romy mengarahkan awak media untuk mewawancarai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PU-PR karena dinilai lebih banyak tahu.

“Kalau progres pekerjaan, PPK yang tahu, konsultan juga tahu. Intinya mereka tinggal menunggu aspal. Tiap hari saya cek. Untuk surat peringatan setahu saya tidak ada, nanti konfirmasi ke PPK,”Paparnya.(Win/Relatif.id).

kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
IKLAN 357 STUDIO 312