RELATIF.ID, GORONTALO – Perjuangan dan kerja keras akhirnya berbuah manis bagi Nazwa Chairunissa Podungge (15), siswi SMA Negeri 1 Limboto.
Ia sukses menjalankan tugas sebagai pembawa baki dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Gorontalo, Minggu sore (17/8/2025).
Menjadi pembawa baki bukanlah perkara mudah. Nazwa mengaku sempat mengalami kesulitan selama menjalani masa latihan.
“Selama menjalani latihan sebagai pembawa baki, saya sempat mengalami beberapa hambatan, terutama saat melakukan haluan. Ada momen di mana saya kesulitan menyesuaikan langkah, sehingga belum bisa melakukannya dengan baik,” ungkap Nazwa saat ditemui di lapangan GOR David-Tony usai upacara.

Latihan naik turun tangga pun menjadi tantangan tersendiri bagi siswi kelas XI ini. Meski begitu, dengan semangat dan keyakinannya, Nazwa akhirnya dapat melakukannya.
“Karena baru pertama kali mencoba menghitung anak tangga, saya sempat salah—kadang terlalu cepat, kadang terlalu lambat. Untungnya, saya mendapat bimbingan dari kakak-kakak pelatih,” katanya.
Perjalanan Nazwa menuju posisi pembawa baki juga tidak mulus. Ia hampir gagal ikut seleksi karena mengalami luka di kakinya.
“Sebelum terpilih pun saya harus melalui seleksi. Awalnya saya hampir tidak bisa ikut karena ada luka di kaki. Waktu itu saya sempat khawatir tidak akan terpilih. Tapi syukur Alhamdulillah, atas izin Allah, saya bisa ikut seleksi, dan hanya sekali seleksi saya langsung terpilih,” kenangnya.

Setelah menjalani latihan intensif selama 15 hari, akhirnya Nazwa dipercaya sebagai pembawa baki sore hari dalam prosesi penurunan bendera.
“Pelaksanaannya sendiri, Alhamdulillah berjalan sukses. Rasanya senang sekali, karena setelah 15 hari latihan, semua terlaksana dengan baik, tanpa hambatan, dan tanpa kesalahan sedikit pun,” tutupnya dengan penuh rasa syukur. (Beju)



