Melalui Peringatan HKN Ke-59, Nelson Pomalingo Minta Pelayanan Kesehatan Lebih Ditingkatkan

34

RELATIF.ID, GORONTALO_Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo bersama seluruh tenaga kesehatan se-Kabupaten Gorontalo gelar Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 59 dengan tema transformasi kesehatan untuk Indonesia maju di GOR David-Tony (Sport Center). Minggu malam (10/12/2023).

 

Dihadapan awak media, Bupati Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo menyampaikan dirinya sangat bangga dengan kinerja kesehatan Kabupaten Gorontalo hal itu dibuktikan dengan naiknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

 

“IPM kita itu ada tiga indikator, pertama kesehatan, kedua pendidikan, dan yang ketiga adalah ekonomi. Dua hal yang paling penting adalah kesehatan dan ekonomi, usia harapan hidup kita terus naik angka kematian ibu dan anak menurun dan pelayanan kesehatan kita juga baik”. Jelas Prof. Nelson

Selanjutnya, Prof. Nelson menyebutkan hal ini pula seiring dengan program unggulan Pemerintah Daerah yaitu SDM bidang pendidikan dan kesehatan.

 

“Pertama ini memang pembangunan fasilitas kita terus naik dan yang kedua SDM kita dibidang kesehatan dan yang ketiga sistem terkait dengan akreditasi”. Lajut Nelson

 

“Kita juga berbangga bahwa pelaksanaan kesehatan itu bukan tugas orang kesehatan saja tadi terlihat ada kader-kader terdiri dari kepala desa, camat, ada masyarakat maka ini kita terus dorong pasrtisipasi masyarakat jadi Germas Masyarakat Sehat (Germas) itu perlu dilakukan terus menjadi budaya bukan menjadi sakit tapi mudah-mudahan menjaga kesehatan dengan baik apalagi pasca covid ini bicara tentang sehat sesuatu yang penting sekali bagi kita semua”. Tambahnya

 

Selain itu, dirinya berharap bahwa pelayanan kesehatan di Kabupaten Gorontalo lebih ditingkatkan lagi.

 

“Harapan saya kepada seluruh tenaga kesehatan baik itu rumah sakit dan puskemas pelayanannya harus lebih baik karna keluhan-keluhan terjadi termasuk kasus baru-baru ini kita berharap ini jangan terjadi karna ini merupakan satu standar pelayanan kita khususnya pelayanan minimal yaitu kesehatan, pendidikan dan berbagai pelayanan yang ad di Kabupaten Gorontalo”. Harap Nelson

Pihaknya juga telah menetapkan APBD 10% dibidang kesehatan dan 20% dibidang pendidikan.

 

“Itu sudah standar sama dengan pendidikan 20% dan pelayanan kesehatan 10%”. Paparnya

 

Disamping itu ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Ismail T. Akase, SKM.,M.Kes menjeskaskan ada beberapa pilar yang menjadi hal dalam transformasi kesehatan menuju indonesia sehat diantaranya SDM dan Pembiayaan.

 

“Untuk tahun ini kita 21 Puskesmas targetnya semua sudah terakreditasi, hasilnya apapun paripurna cuma yang pasti dari sekian yang ada sudah ada 7 yang paripurna yang lainnya menunggu hasil dan masi 3 puskesmas yang akan dilakukan penilaian diminggu depan”. Ujar Ismail

 

“Dan yang paripurna ada telaga biru, limboto barat, kemudian Dungaliyo, ada batuda.a pantai, kemudian bongomeme, bilato dan limboto masi menunggu dan tabongo juga masi menunggu yang pasti kita target ini 10 sudah paripurna atau lebih menunggu hasil dari yang lain”. Paparnya

Kemudian dirinya juga mengatakan bahwa dari sisi anggaran akan berfokus pada lokus dari pusat serta sarana dan prasarana pelayanan juga terus diprioritaskan.

 

“Refleksi terhadap pelayanan kesehatan ini perlu kita benahi kedepannya dari SDM dan kewaspadaan tenaga-tenaga kesehatan betul-betul melakukan pelayanan sesuai standar SOP yang ada dan kalau bicara target pasti kita semua puskesmas sama programnya jadi target pasti sesuai SPM yang ada lokus indikator yang menjadi target SPM yang wajib kita laksanakan dengan target sampai 100%”. Tutup Ismail.

 

Pewarta : Beju

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab