Niat Ingin Jadi ASN, 103 Orang Warga Kabupaten Gorontalo Diduga Tertipu

2.341

RELATIF.ID, KABUPATEN GORONG__Hal yang tidak di sangka jika Pegawai di kantor Camat Kabupaten Bone Bolango, Esto Haryanti Hartono diduga menipu 103 orang warga Kabupaten Gorontalo dengan bujukan menjadi Pegawai Negeri Sipil (ASN).

Ini terungkap saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung di ruang sidang DPRD Kabupaten Gorontalo (Kabgor), Selasa (19/10/2021).

Saat RDP berlangsung, Esto Haryanti Hartono mengakui seluruh apa yang dilakukannya bersama satu orang rekannya yang saat RDP tidak bisa hadir karena masih dalam keadaan sakit.

Suasana RDP yang digelar DPRD Kabupaten Gorontalo.

Dari 103 warga Kabupaten Gorontalo yang diduga tertipu itu, sudah menyerahkan uang masing-masing dengan jumlah yang bervariasi.

“Kepada cici saya mengatakan, saya akan bantu tapi prosesnya akan menggantikan yang sudah masuk kemarin pengalihan,” jelas Esto.

Esto Haryanti Hartono (jilbab kuning)

Sebelum Eston akan membatu Ponakan, saudara atau bahakan kepnokan dari Hadijah Djoli atau yang akrab disapa cici, dirinya sudah terlebih dahulu melakukan peminjaman uang sebesar 2 juta 500 ribu kepada Hadijah Djoli.

“Esto meminjam uang, setelah itu dirinya datang lagi meminta pinjama lagi, namun sudah tidak saya berikan,”ujar Andi Masi suami dari Hadijah Djoli saat RDP berlangsung.

Andi Masi (pojok akhir kanan)

Dari pinjam meminjam uang ini, Eston mengatakan akan membatu anak, ponakan atau keluarga Hadijah Djoli untuk menajdi ASN di Bonebolango.

“Setelah tidak diberikan tambahan pinjaman, esto langsung menanyakan kepada istri saya, jika ada anak atau kemanakan yang boleh mokase maso PNS,” kata Andi.

Usai dari iming-iming jadi PNS sontak Hadijah Djoli mencari keluarganya untuk masuk PNS. Salah satu korban yaitu Arif Setiawan Abdul Kadir, atau yang akrab disapa Arif. Kepada awak media Arif mengaku sudah kehilangan uang sebesar 43 juta untuk masuk jadi PNS tersebut.

“Saya dimintakan uang sebasar 35 juta diawal, namun seiring berjalannya waktu, ternyata masih ada lagi yang harus dibayar, sampai dengan terakhir saya sudah mengeluarkan uang sebesar 43 juta 250 ribu,” papar Arif.

Korban penipuan (tengah) di wawancarai awak media.

Senada dengan Arif, Yanto Abdulah, salah satu suami dari korban iming-iming jadi PNS pun mengaku sudah kehilangan uang demi istri menajadi PNS.

Total keseluruhan uang yang di dapat Eston dari para korban kurang lebih 774 juta, dan ada salah satu korban yang membayar kurang lebih 53 juta.

Pada intinya para korban yang datang pada RDP tersebut tak lain hanya ingin mencari solusi, bagaimana uang mereka bisa dikembalikan kembali.

Dan  Irwan Dai selaku pimpiana rapat pun mencarikan solusi untuk para korban yang menghasilkan 3 kesimpulan.

“Pertama pihak ibu esto dan ibu cici sepakat akan menukar uang dari korban. Kedua memberikan kesemptan pada ibu esto dan ibu cici untuk memfasilitasi korban sampai dengan tangal 31 januari 2022, dan terakhir memprioritaskan pembayaran pada korban yang diprioritaskan dalam hal ini yang berhutang.” tutur Irwan sembari menutup seluruh rangkaian RDP.(Win/Relatif.id).

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab