RELATIF.ID, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mendorong digitalisasi layanan publik, termasuk dalam sektor pariwisata dan UMKM.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Limboto untuk penerapan sistem transaksi non tunai di kawasan wisata kuliner.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporapar Ekraf) Kabupaten Gorontalo, Abdul Waris, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan kawasan wisata kuliner non tunai yang akan memanfaatkan sistem pembayaran digital berbasis QRIS dari BRI.
“Dengan penerapan QRIS BRI, pelaku UMKM akan terbiasa melakukan transaksi digital dan terdorong untuk menabung. Ini sejalan dengan tren masyarakat kelas menengah yang kini banyak menggunakan metode pembayaran non tunai,” ujar Abdul Waris, Selasa (8/7/2025).
Tak hanya memfasilitasi teknologi pembayaran, pihak BRI juga menerapkan pendekatan jemput bola bagi para pelaku UMKM di kawasan wisata Pakaya Tower.
Kepala BRI Cabang Limboto, Nur Jonson Arifin, menyatakan komitmen dalam mendukung program pemerintah daerah.
“UMKM hanya perlu menyiapkan KTP, nanti tim marketing BRI yang akan turun langsung untuk membantu proses pembukaan rekening, pembuatan kartu ATM, hingga aktivasi QRIS secara gratis,” kata Nur Jonson.
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari visi Pemerintahan Daerah dalam mempercepat transformasi ekonomi daerah berbasis teknologi.
“Kami tentu sangat mendukung langkah-langkah Pemerintah Kabupaten Gorontalo, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan UMKM. Terlebih program ini sejalan dengan semangat digitalisasi layanan keuangan,” tandasnya. (Beju)
Sumber: beritaa1.id



