RELATIF.ID, GORONTALO – Suasana di Gorontalo, khususnya di sekitar lokasi kegiatan, menuai pujian dari satuan organisasi pengelola Gerakan Pramuka Tingkat Nasional maupun peserta, menjelang pelaksanaan Peran Saka Nasional 2025.
Antusias penyambutan dari masyarakat lokal terhadap ribuan peserta pramuka dari berbagai daerah di Indonesia itu, disebut menjadi energi penyambutan yang luar biasa.
* Penyambutan Mengagumkan
Salah satu pujian itu datang dari Wakil Ketua Kwartir Nasional Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Binawasa), Rahman Syah.
Ia menyatakan kekagumannya terhadap sambutan hangat yang ia rasakan ketika berada di Gorontalo.
“Sangat luar biasa atmosfer masyarakat Gorontalo, khususnya wilayah sekitar kegiatan ini. Sangat kami rasakan,” ujar Rahman saat ditemui usai mengukuhkan 200 Sangga Kerja di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Sabtu malam (1/11/2025).
Euforia masyarakat tersebut diharapkan terus berlanjut selama pelaksanaan event akbar lima tahunan ini.
Rahman menambahkan, keterlibatan aktif masyarakat lokal menjadi nilai tambah yang luar biasa bagi pelaksanaan Peran Saka kali ini.
“Masyarakat bisa hadir, tapi syaratnya cuma satu yaitu mengikuti ketentuan panitia penyelenggara, dan harus tertib,” katanya.
Sesuai Harapan
Tidak hanya itu, kesiapan panitia lokal dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga mendapat sorotan positif.
Ketua Dewan Kerja Nasional (DKN), Raihan Sujaya, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara panitia pusat dan daerah.
Raihan menjelaskan, persiapan Peran Saka di Gorontalo kali ini sangat selaras dengan misi inovatif yang diusung oleh DKN.
“Persiapan setiap daerah berbeda-beda, dan di Peran Saka kali ini sejalan dengan inovasi yang kita hadirkan, sejalan dengan misi yang ingin kita gaungkan di Peran Saka,” ungkapnya.
Ia menegaskan, bahwa seluruh perangkat dan kesiapan di lokasi sudah mumpuni untuk menyelenggarakan kegiatan nasional ini.
“Alhamdulillah, tuan rumah dan segala perangkatnya menyambut dengan baik. Jadi tidak ada dikte, pengaturan berlebih. Intinya semua sudah siap, dan kita siap tempur laksanakan Peran Saka di Gorontalo,” tutur Raihan.
Rasa Cape Terobati
Selain itu, peserta dari kontingen Provinsi Jawa Timur juga mengungkapkan kekagumannya terhadap penyambutan yang mereka terima setibanya di Gorontalo.
Perwakilan Kontingen Jawa Timur, Rosyda, mengatakan, bahwa pihaknya sempat membuat konten bersama teman-temannya selama perjalanan menuju Gorontalo.
“Walaupun nyampenya malam ini, kita disambut baik di Provinsi Gorontalo. Walaupun capek dalam perjalanan, kami merasa terbayarkan,” ungkapnya, Sabtu malam (1/11/2025) pukul 20.11 Wita.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya sangat senang bisa datang ke Gorontalo.
“Saat kami sampai ke Gorontalo tentunya kami seneng banget. Mulai dari penyambutan adatnya, merasakan makanannya enak, dan ini pertama kali saya ke Gorontalo,” ucap Rosyda.
“Kesan pertama kami, Gorontalo sangat luar biasa dalam penyambutan kontingen,” pungkasnya. (Beju)



