RELATIF.ID, BONE BOLANGO – Lalu lintas hewan dari satu daerah ke daerah lain menjadi salah satu perhatian dalam upaya mencegah penyebaran penyakit yang dapat berdampak kepada masyarakat.
Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi dinilai penting untuk memastikan hewan yang masuk ke suatu wilayah berada dalam kondisi sehat.
Sekretaris Daerah Bone Bolango Iwan Mustapa mengatakan, upaya menjaga kesehatan hewan tidak hanya berkaitan dengan hewan itu sendiri, tetapi juga menjadi bagian dari perlindungan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Kalau hewan sehat, lingkungan sehat, pasti masyarakat juga sehat,” kata Iwan Mustapa saat menghadiri kegiatan Vaksinasi Rabies dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kawasan Danau Perintis, Bone Bolango, Jumat (2/10/2026).
Menurut Iwan, kekarantinaan hewan tidak hanya menjadi urusan Balai Karantina. Pemerintah daerah, aparat hingga masyarakat memiliki peran untuk memastikan lalu lintas hewan tetap memenuhi ketentuan kesehatan dan kekarantinaan.
Ia mengingatkan bahwa perpindahan hewan tidak hanya berlangsung melalui bandara dan pelabuhan. Jalur darat juga menjadi bagian dari lalu lintas hewan yang perlu mendapat perhatian karena relatif lebih sulit diawasi.
Karena itu, Iwan meminta masyarakat turut berperan ketika menemukan adanya hewan baru yang masuk ke lingkungan mereka.
“Kami juga meminta masyarakat ikut berperan ketika mengetahui adanya hewan baru yang masuk ke lingkungan mereka. Pelaporan dan pemeriksaan menjadi langkah awal untuk memastikan hewan tersebut sehat sekaligus mencegah potensi penyebaran penyakit,” ujarnya.
Iwan mengapresiasi Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Gorontalo yang memilih Kawasan Danau Perintis sebagai lokasi kegiatan.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan layanan pemeriksaan dan vaksinasi gratis, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat, khususnya para pencinta hewan, mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan.
Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Gorontalo, drh. Iswan Haryanto, mengatakan pemeriksaan terhadap hewan yang datang dari luar daerah diperlukan untuk memastikan kondisi kesehatannya.
Menurutnya, ketika hewan yang masuk berada dalam kondisi sehat, manfaatnya pada akhirnya kembali kepada masyarakat.
Iswan juga mendorong agar kegiatan serupa tidak berhenti pada momentum Hari Karantina. Ia berharap kegiatan yang melibatkan komunitas dan para pencinta hewan dapat terus dikembangkan di Kawasan Danau Perintis.
“Dengan cara itu, kepedulian terhadap hewan tidak hanya berhenti pada aktivitas memelihara dan menyayangi, tetapi berkembang menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” tutupnya. (Beju)


