Tidak Melanggar Kode Etik, Bawaslu Kabgor Sampaikan Terima Kasih Ke DKPP

297

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Republik Indonesia (DKPP-RI) membacakan putusan sidang bahwa anggota Bawaslu Kabupaten Gorontalo (Kabgor) tidak terbukti melanggar kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu dan memutuskan untuk menolak laporan pengadu atas nama Nelson Pomalingo dan Hendra Hemeto.

Putusan tersebut dibacakan langsung oleh Ketua DKPP RI, Prof. Muhammad melalui siaran langsung akun resmi Facebook milik DKPP RI pada Rabu, 13/01/2021

Lewat penyampainya Prof. Muhammad selaku Ketua DKKP menerangkan bahwa dengan Teradunya Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Gorontalo yakni Wahyudin M. Akili, Alexander Kaaba, Moh. Fadjri Arsyad tidak terbukti melanggar kode etik serta merehabilitasi nama baik ketiga komisioner tersebut.

Berkaitan dengan hal ini, anggota Bawaslu Kabupaten Gorontalo Moh. Fadjri Arsyad saat ditemui awak media mengatakan, bahwa selaku komisoner bawaslu dirinya beserta ketua mengucap syukur kepada sang pencipta atas pembacaan putusan tidak terbukti melanggar kode etik.

” Apa yang telah diputuskan oleh DKPP juga bagian dari proses hukum yang berlaku, Bawaslu Kabupaten Gorontalo menghargai apa yang menjadi keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum Republik Indonesia yang tadi sekitar pukul. 9.30 WIB “. kata Koordiv Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa ini.

Dirinya berharap semua pihak menghargai putusan DKPP tersebut, dan pihaknya dalam tujuh hari kedepan menunggu salinan putusan.

” Dan kami berharap semua pihak menghargai keputusan ini, Kita menunggu 7 hari untuk mendapatkan salinan putusan terkait rehabilitasi nama baik kami selaku penyelenggara pemilihan, yang telah di diputuskan oleh DKPP “. harap Fadjri

Disinggung mengenai apakah akan menempuh jalur hukum terhadap pelapor yang telah mengadukan ketiga komisioner Bawaslu ke DKPP RI, yang diduga telah mencoreng nama baik pribadi dan lembaga, Dirinya menjelaskan bahwa akan melakukan rapat bersama ketiga komisioner Bawaslu dalam waktu dekat.

” Kalau terkait hal itu kami akan pikir-pikir kembali secara bersama, karena kerja-kerja kami dinilai tidak profesional, namun bagi kami apa yang telah kami lakukan itu sudah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan semua sudah melalui proses hukum dan keputusan tadi sudah dibacakan dan menurut kami apapun yang menjadi keputusan itu harus kami hargai terkait dengan apakah ada upaya kami untuk mengambil jalur hukum karena terbukti tidak melanggar kode etik “. ungkap Fadjri

Dan apakah akan ada yang dilaporkan atas laporan ke DKPP yang tidak terbukti itu, Fadjri menuturkan pihaknya akan melakukan rapat bersama komisioner lainnya, siap saja yang akan dilaporkan nanti.

” Akan kami bicarakan secara kelembagaan bertiga dengan unsur pimpinan lainnya misalnya persetujuan melapor kira-kira siapa yang akan dilapor, karena warga negara punya hak yang sama untuk mengajukan keberatan atau melaporkan “. tuturnya

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab