RELATIF.ID, POHUWATO – Adanya wacana pembangunan Kantor Kepolisian Sub Sektor (Polsubsektor) di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, menuai sorotan dari salah satu tokoh masyarakat.
Ini disampaikan Uten Umar, usai dirinya mendapatkan kabar, bahwasanya pembangunan Polsubsektor tersebut dibangun berdekatan dengan vioner perusahaan Pani Gold Project (PGP) yang berada di Desa Hulawa.
“Pembangunan Polsubsektor di wilayah vioner ini ada apa? lantas pembangunan Polsubsektor tersebut untuk siapa? untuk masyarakat atau untuk keamanan perusahaan?,” tanya Uten Umar yang juga merupakan aktivis. Kamis, (3/8/2023).
Uten mengaku, sebagai masyarakat Buntulia kecewa dan menolak pembangunan Polsubsektor di letakan di wilayah vioner. Sebab jika dianalisa berdasarkan letak geografis desa yang ada di wilayah Kecamatan Buntulia, harusnya pembangunan tersebut di Desa Taluduyunu atau di Desa Buntulia utara.
“Selama ini, Desa Taluduyunu, Desa Taluduyunu Utara, atau Desa Buntulia Utara, dikenal sebagai pusat Kecamatan Buntulia, agar semua masyarakat desa yang ada di wilayah Buntulia saat mengadu membutuhkan keamanan dari kepolisian jaraknya terasa dekat karena pembangunan nya di sentral Kecamatan. Kalau kita menganalisa dari sisi konflik sosial, harusnya Polsubsektor di bangun di Desa Taluduyunu Utara utara, sebab disana sering terjadi kasus pembunuhan, tauran, pemutaran musik tengah malam tampa kenal waktu, dan kasus kenakalan remaja,” tegas Uten.
“Saya menduga alasan pembuatan Polsubsektor dibuat di wilayah vioner karena ingin mengamankan wilayah perusahaan jika masyarakat penambang melakukan pemberontakan,” tandasnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh awak media ini, Kepala Desa Hulawa, Erna Giasi membenarkan adanya perencanaan pembangunan Polsubsektor di Desa Hulawa. Akan tetapi, proses saat ini berdasarkan hasil responden dari masyarakat dan saat ini masih melakukan peninjauan lokasi.
“Tadi masih peninjauan lapangan, berdasarkan responden dari masyarakat maupun Desa tetangga,” ungkap Erna Giasi secara singkat kepada media ini.
Disisi lain, ketika dikonfirmasi, Camat Buntulia, Syaiful Hunta juga membenarkan bahwa perencanaan pembangunan Polsubsektor tersebut akan dibangun di Desa Hulawa.
“Ya betul, tadi saya dengan bunda Hulawa, kades Sipatana, dan juga bersama-sama dengan Kapolsek, mendampingi peninjauan lokasi pembangunan Polsubsektor Buntulia. Pada intinya, kami turun dalam rangka edukasi lapangan,” beber Camat Buntulia Syaiful Hunta.
Kemudian dijelaskan Syaiful, pihaknya mengaku bahwa pembangunan Polsubsektor ini nantinya tidak akan representatif dari segi lokasi yang berada di Desa Hulawa.
“Seyogianya saya sampaikan kepada tim verifikasi dari Polda, bahwa lokasi yang ditinjau tidak akan representatif. Mengingat desa ini berada di ujung. Yang lebih tepatnya, Polsubsektor ini berada di desa Taluduyunu seperti rencana awal, dan hal itu mereka catat akan dibahas lagi. Intinya tadi baru peninjauan lokasi,” pungkas Syaiful.
Pewarta : Guslan Kaco



