kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
BeritaLingkunganPohuwato

Yosar Ruiba Bantah Tudingan Mahasiswa Soal Dugaan Pungli dan Keterlibatannya di Peti Pohuwato

407
×

Yosar Ruiba Bantah Tudingan Mahasiswa Soal Dugaan Pungli dan Keterlibatannya di Peti Pohuwato

Sebarkan artikel ini
Yosar Ruiba Monoarfa

RELATIF.ID, GORONTALO – Menyusul laporan aksi massa terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) di kawasan Pertambangan Ilegal (Peti) Bolangita, yang menyeret nama Yosar Ruiba Monoarfa, pria yang akrab disapa Oca ini akhirnya buka suara. Melalui sebuah pernyataannya kepada tim media ini, ia mengklarifikasi tudingan yang dialamatkan kepadanya.

“Tanggapan saya, kaitan dengan laporan mereka itu adalah hak mereka yang dijamin oleh undang-undang yang berkaitan dengan aduan tertentu, selama hal tersebut sesuai mekanisme prosedural dan administratif maka tentu siapapun itu bisa melakukannya,” ujar Yosar. Jum’at malam (25/04/2025).

“Yang penting mereka memiliki saksi ataupun bukti soal yang mereka adukan maka menurut saya sah-sah saja, brader,” sambungnya.

Yosar menjelaskan, dirinya adalah warga biasa yang juga berprofesi sebagai penambang di Pohuwato. Sejak akhir 2024, ia mengaku berinisiatif melakukan pendekatan persuasif ke para penambang rakyat di area Buntulia dan Patilanggio untuk mendukung proses hilirisasi manfaat sosial masyarakat. Menurutnya, pola ini sudah dilakukan lebih dulu oleh para penambang di Dengilo Kecamatan Paguat sejak pertengahan 2024.

“Alhamdulillah, perlahan upaya tersebut membuahkan hasil walaupun belum maksimal,”Jelasnya.

Dirinya memaparkan, bahwa upaya tersebut mencakup kegiatan sosial seperti pembagian sembako, bantuan pupuk, normalisasi DAS, pengangkutan sedimentasi, hingga rencana pemberian bantuan bubuk Abate dan Mosnom untuk mengatasi masalah malaria di desa-desa hilir tambang.

“Hal itu semua dilakukan sebagai bentuk inisiasi secara berkala dan bersama untuk menunjukkan ke publik khususnya di Pohuwato bahwa meskipun IPR sedang dimaksimalkan pengajuannya, paling tidak, sampai niat dan cita-cita tersebut terpenuhi maka pertambangan rakyat dan rakyat yang menambang dengan segenap dinamika yang dialaminya harus dan wajib mendatangkan manfaat,”Paparnya.

Menarik Untuk Anda :  Ketua KPMIP Limboto Desak Gakkum KLHK, BKSDA, dan Dinas Kehutanan Bertindak Hentikan Tambang Ilegal di Dengilo

Namun demikian, Yosar membantah keras terkait tudingan pengumpulan dana gotong-royong dari para penambang yang disebut-sebut sebagai pungli.

“Yang ada itu ialah penyadaran dan pembinaan ke mereka bahwa siapapun masyarakat yang sedang menambang di hulu semestinya hasil penambangan itu ada yang bisa disisihkan untuk urusan-urusan soal sosial dan lingkungan,” Tegasnya.

Yosar juga menepis isu adanya aliran dana rutin ke oknum aparat penegak hukum, LSM, atau wartawan. Ia menyatakan bahwa dana yang dikumpulkan benar adanya, namun dana itu sepenuhnya digunakan untuk kegiatan sosial masyarakat setempat.

“Jika ana sebagai narasumber yang ditanyai soal informasi tersebut maka ana akan jawab dengan lantang bahwa semua itu tidak benar,” terangnya.

Soal dirinya kerap disebut-sebut sebagai “koordinator”, Yosar kembali menegaskan bahwa sebutan itu tidak benar. Sebab, dia bilang, koordinator merupakan suatu bentuk administratif yang resmi dan mengikat.

“Saya bukan koordinator,” tegasnya lagi.

Yosar mengungkapkan, adapun area yang pernah dirinya fasilitasi gotong-royong meliputi Dengilo, Buntulia, dan Patilanggio. Namun untuk wilayah Patilanggio itu, ia mengaku bahwa dirinya tidak lagi mengurusnya.

“Dan khusus Taluditi masih sedang diupayakan menemui para pelaku usaha disana untuk mendiskusikan niat dan cita-cita sosial awal dan itupun baru sampai disitu, ke wilayah Barat Pohuwato seperti yang disebut dalam pemberitaan itu tidak benar karena ana tidak sampai disana, brader.” Ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga membantah adanya praktik pengondisian emas dan tudingan soal konsorsium tambang.

“Juga soal konsorsium dengan semua diagramnya itu menurut ana juga tidak benar. Jika diperlukan, tolong sampaikan ke ana sumber informasi yang bertalian dengan itu, karena sudah mencatut nama baik ana, brader,” tuturnya.

Diakhir klarifikasinya, Yosar menutup klarifikasi dengan doa untuk keselamatan semua pihak.

Menarik Untuk Anda :  Diduga Terlibat Investasi Bodong, ASN Di Kabupaten Pohuwato Gantung Diri

“Semoga nt dan tim media lainnya, sekeluarga, brader, ana serta torang semua senantiasa dirahmati pun diberkahi oleh Allah dalam kesehatan, berkelimpahan rejeki dan keselamatan,” tutupnya.

 

 

Penulis: Beju

kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
IKLAN 357 STUDIO 312