RELATIF.ID – Setelah kurang lebih hampir tiga bulan lamanya panitia berjibaku mempersiapkan apa nantinya akan disuguhkan kepada para tamu undangan dan wisatawan serta masyarakat umum yang akan menyaksikan keindahan dan kebudayaan yang ada di Kabupaten Gorontalo, hari ini Festival Pesona Danau Limboto (FPDL) yang akan digelar selama 6 hari akan dibuka.
Dalam kegiatan yang bertaraf Nasional tersebut, panitia telah menyiapkan 10 jenias kegiatan baik itu perlombaan, kuliner dan berbagai atraksi lainnya, yang bertujuan mengangkat pariwisata khususnya Danau Limboto yang sudah terkenal dimata dunia, sehingga akan bisa mendatangkan para wisatawan asing untuk berkunjung ke daerah ini.
Ketua Panitia Pelaksana FPDL yang juga Asisten I Seyda Kabupaten Gorontalo Nawir Tindakan kepada awak media menjelaskan, sejak pagi kemarin Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo yang di Dampingi oleh Wakil Bupati Hendra Hemeto dan Beberapa OPD melakukan pengecekan bersama pihak Polda dan Polres Gorontalo, sudah sejauh mana kesiapan dari kegiatan FPDL tersebut.
“Ya hingga dengan tadi malam pukul 23.00 pak Bupati melakukan pengecekan di lokasi, baik itu tempat dilaksanakannya lomba dayung, layang-layang, Fun Run serta tempat-tempat Pelaksanaan kuliner. Malamnya beliau langsung melakukan cek sound yang nantinya akan kita gunakan di acara pembukaan sebentar malam,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapsr) Kabupaten Gorontalo Rita Idrus menambahkan guna mengetahui berapa banyak nantinya pengunjung yang akan menyaksikan FPDL ini, pihak panitia telah menyiapkan sebuah tanda berupa gelang cantik yang akan diberikan kepada pengunjung secara GRATIS setiap harinya, sehingga bisa diketahui berapa total jumlah pengunjung yang datang selama pelaksanaan kegiatan.
Ditanyakan soal bagaimana dengan para dengan masyarakat umum yang ingin mengais rezeki dengan berdagang makanan apakah akan diperbolehkan dan di Pungut biaya, secara tegas Rota mengatakan, bagi mereka sudah disiapkan satu tempat khusus dan tidak akan dipungut biaya, mengingat untuk mengangkat ekonomi kerakyatan, sehingga mereka di perbolehkan secara GRATIS, namun mentaati aturan yang disiapkan oleh Panitia pelaksana.
“Untuk pengunjung pun kita gratiskan tapi untuk tempat-tempat tertentu tetap dipungut biaya seperti sauna, kolam renang dan beberapa tempat lainnya. Yang jelas untuk finalisasi kegiatan sampai dengan sebentar sore. Kita berharap kegiatan ini akan berjalan sman lancar dan sukses sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama,” tandasnya.
Pewarta Dhedy Henga



