RELATIF.ID, KABUPATEN GORONTALO – Duka atas wafatnya H. Rachmat Gobel masih terasa di Gorontalo. Setelah sebelumnya doa bersama mengawali Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Gorontalo sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum, kini muncul gagasan lain untuk mengabadikan jasa putra terbaik Gorontalo itu melalui pembangunan sebuah patung penghormatan.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyambut baik gagasan tersebut, namun menegaskan seluruh proses harus dilakukan secara hati-hati, melalui koordinasi yang baik, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Setiap bentuk penghormatan kepada almarhum H. Rachmat Gobel tentu kami apresiasi, sepanjang dilaksanakan sesuai ketentuan dan melalui koordinasi yang baik,” ujar Bupati Gorontalo Sofyan Puhi
Penghormatan atas Jejak Pengabdian
Gagasan pembangunan patung itu disampaikan perwakilan manajemen Papip Celebes saat bertemu Bupati Gorontalo Sofyan Puhi di Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Senin (13/7/2026).
Pemerintah daerah menilai, penghormatan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas jasa, dedikasi, dan kontribusi almarhum Rachmat Gobel dalam mendorong pembangunan serta kemajuan Gorontalo selama masa pengabdiannya.
Namun demikian, rencana tersebut masih berada pada tahap awal dan belum menjadi keputusan final.
Lokasi Masih Dikaji Bersama
Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama pihak penggagas akan membahas berbagai aspek sebelum rencana itu direalisasikan.
Selain berkoordinasi dengan keluarga almarhum, pembahasan juga mencakup penentuan lokasi, aspek historis, nilai edukasi, hingga pemenuhan seluruh ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Beberapa lokasi yang menjadi alternatif pembangunan antara lain kawasan Patung Adipura Limboto, Taman Air Mancur PDAM, serta Pentadio Resort.
Penetapan lokasi nantinya akan diputuskan melalui pembahasan bersama agar keberadaan patung tidak hanya menjadi simbol penghormatan, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Lanjut Dibahas Setelah Tujuh Hari Wafat
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan menggelar pertemuan lanjutan bersama pihak penggagas setelah rangkaian doa tujuh hari wafatnya almarhum H. Rachmat Gobel.
Pertemuan itu diharapkan menghasilkan kesepahaman mengenai konsep, lokasi, serta mekanisme pelaksanaan sehingga rencana pembangunan dapat berjalan sesuai regulasi dan menjadi bentuk penghormatan yang layak bagi salah satu putra terbaik Gorontalo.
Bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo, penghormatan terhadap Rachmat Gobel bukan semata tentang membangun sebuah monumen, tetapi juga menjaga dan mewariskan semangat pengabdian yang telah ditinggalkannya untuk kemajuan Gorontalo. (Beju)



