Belum Capai Progres, Dinas PU-PR Kabupaten Gorontalo Warning CV. Kifaz Pratama Jaya

95

RELATIF.ID, GORONTALO__Pekerjaan jalan, Samaun Pulubuhu-Bolihuangga Kecamatan Limboto dengan pagu anggaran, Rp. 9.382.477.411,78,- sumber dana APBD Kab. Gorontalo (Pinjaman PEN) waktu pelaksanaan 115 (Seratus Lima Belas) hari kalender pelaksana, CV. Kifaz Pratama Jaya di pertanyakan warga, (17/01/2022).

Berdasarkan pantauan di lapangan, pihak pelaksana belum melakukan pekerjaan di sepanjang jalan Samaun Pulubuhu. Padahal, dalam papan proyek nampak terlihat tanggal kontrak dimulai 23 Agustus 2021. Nampak seperti terbengkalai. Total volume pekerjaan 5.520 meter dan terbagi atas 3 Segmen berdasarkan nomor kontrak 621/PU-PR/PPK/229/VIII/2021.

Jika dihitung, dari jumlah waktu pekerjaan semestinya jalan ini telah selesai dikerjakan pada bulan Desember 2021.

Salah satu warga, Masrin Ahmad, pedagang buah yang berada tak jauh lokasi itu mengatakan papan proyek pekerjaan Peningkatan Jalan Samaun Pulubuhu-Bolihuangga telah lama terpasang. Namun, hingga saat ini belum terlihat tanda-tanda pekerjaan dimulai.

“Papan proyek sudah cukup lama dipatok, tahun 2021. Kalau saya tidak salah, ada orang yang melakukan pengukuran jalan. Sekarang belum ada tanda-tanda (pekerjaan),”Jelasnya.

Dirinya membandingkan pekerjaan Jalan Samaun Pulubuhu dengan pekerjaan peningkatan Jalan Hasan Dangkua di Kelurahan Kayumerah, Kecamatan Limboto, yang saat ini sementara dikerjakan. Padahal, menurut dia pekerjaan itu sebelumnya tidak memiliki papan proyek.    

“Jalan (Samaun Pulubuhu) ini sudah lama dipatok papan proyek, tapi kok jalan (Hasan Dangkua) itu yang mulai dikerjakan. Kami bingung,”ungkap Marsin.

Ditempat berbeda, Ahmad Sanipu, warga Lingkungan IV, Kelurahan Tenilo, menerangkan akibat Jalan Samaun Pulubuhu rusak parah warga yang melintasi jalan tersebut sering mengalami kecelakaan.

“Yang paling parah disini, bahkan sering terjadi kecelakaan. Pernah masyarakat secara suka rela memperbaiki jalan ini dengan material seadanya, namun karena hujan kembali berlubang,”Terangnya.

“Masyarakat disini bertanya-tanya, kok dipasang papan proyek namun tidak ada pekerjaan. Kondisi papan proyek yang ada disimpang tiga jalan juga nyaris roboh. Silahkan cek,”tambah Ahmad.

Berkaitan dengan pekerjaan jalan ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR), Darwin R. Sjahrain menyampaikan, pekerjaan Jalan Samaun Pulubuhu-Bolihuangga dikerjakan dengan tahun tunggal seperti yang terpampang pada papan proyek.

“(Pekerjaan) itu multy years. Waktu kontraknya sampai bulan Juni (2022). Memang benar progres pekerjaan itu rendah. Yang baru dikerjakan di segmen 2 arah wilayah Tumbuo,”Ucapnya.

Namun, Romy Sjahrain tidak bisa merinci berapa hari jumlah pekerjaan yang disebut multy years tersebut. Bahkan, ia mengaku tidak mengatahui secara persis dimana lokasi per segmen pekerjaan Jalan Samaun Pulubuhu-Bolihuangga.

“Saya tidak hapal. Cuma hampir 8-9 bulan pekerjaan atau sampai pertengahan tahun 2022. Waktu secara tepat, saya tidak hapal. Nanti bisa tanya ke PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), Bapak Ansor. Saya tidak hapal waktu kontraknya,”Paparnya.

Terkait, progres yang masih dibawah target, ia menyampaikan akan memberi peringatakan kepada pihak penyedia jasa (CV. Kifas Pratama Jaya) karena hasil pekerjaan belum signifikan.

“Kami sudah melakukan penekanan kepada penyedia jasa, bahwa progres pekerjaan masih belum signifikan. Mungkin kami akan memberikan peringatan,”tegas Romy Sjahrain.(Win/Relatif.id).

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab