Beroperasinya RS dr. Eddy Kounang Di Kecamatan Tabongo, Nelson Pomalingo Apresiasi TNI

95

RELATIF.ID, GORONTALO__Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo menyambut baik beroperasinya rumah sakit dr. Eddy Kounang Gorontalo yang terletak di Desa Tabongo Barat, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo.

 

Pasalnya, kata Nelson, rumah sakit TNI tersebut tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan kepada para anggota TNI dan keluarganya saja, tapi juga masyarakat Kabupaten Gorontalo yang secara jumlah lebih besar dibanding kabupaten dan kota lain di Provinsi Gorontalo.

Suasana peresmian rumah sakit dr. Eddy Kounang Gorontalo

“Karena itu saya bangga dan menyampaikan apresiasi kepada TNI yang sudah membangun rumah sakit Eddy Kounang di Tabongo ini,” kata Nelson usai menghadiri acara peresmian rumah sakit Eddy Kounang Gorontalo, Senin (19/02/2024).

 

Menurutnya, yang paling terpenting adanya rumah sakit Eddy Kounang yang berada di wilayah Kabupaten Gorontalo tersebut adalah masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan.

 

“Pembangunan fasilitas kesehatan ini dalam rangka pelayanan bagi TNI dan keluarga, tapi yang paling penting lagi juga melayani masyarakat. Apalagi Kabupaten Gorontalo ini jumlah penduduk yang terbesar,” Ungkap Nelson.

 

Dirinya juga menyebut kehadiran RS dr. Eddy Kounang Gorontalo telah menambah daftar fasilitas rumah sakit di Kabupaten Gorontalo. Sebelumnya, daerah itu sudah memiliki RSUD MM Dunda Limboto, RSUD dr. Hasri Ainun Habibie, RSUD Boliyohuto, serta RS Bhayangkara Gorontalo.

 

“Kalau kita petakan, sekarang ini rumah sakit di Kabupaten Gorontalo sudah ada diberbagai wilayah. Di Limboto ada RS Dunda, RS Ainun dan RS Bhayangkara. Kemudian dibagian barat ada RS Boliyohuto, dan sekarang di wilayah selatan ada RS Eddy Kounang. Itu yang saya senang,” Jelasnya.

Bupati Gorontalo, Prof. Dr. Nelson Pomalingo saat di wawancarai awak media usai kegiatan peresmian rumah sakit

Lebih lanjut, Bupati Gorontalo dua periode itu melihat kehadiran banyak RS di wilayah pemerintahannya dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya sekedar meningkatkan pelayanan kesehatan, tapi juga bisa berdampak pada peningkatan roda ekonomi masyarakat dan pengembangan wilayah.

 

“Soal masih kurangnya SDM yang ada di RS ini, itu butuh kolaborasi antar berbagai pihak utamanya sesama rumah sakit. Kita punya RS Dunda yang saya kira lengkap dan mumpuni dari sisi SDM, bisa kita kerja sama. Mudah-mudahan kita segera buat MoU, tidak sekedar SDM tapi juga fasilitas. Termasuk membangun jalan lingkar dalam rangka pelayanan kesehatan dan menunjang pembangunan Secaba disini,” Tutup Nelson.(Win/Relatif.id).

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab