RELATIF.ID, GORONTALO – Ketua Yayasan Pendidikan Duluwo Limo Lo Pohalaa (YP-DLP) Universitas Gorontalo (UG), Rolly Paramata, angkat bicara menanggapi informasi yang beredar terkait dugaan pergantian Akta yayasan menjadi milik perseorangan atau institusi tertentu.
Rolly secara tegas membantah informasi tersebut. Ia menegaskan, bahwa tidak benar jika Akta YP-DLP telah beralih ke bentuk perseorangan atau menjadi milik instansi Universitas Gorontalo.
“Dalam setiap rapat pergantian pembina, diputuskan hanya sebatas sebagai pembina, bukan pemilik. Demikian juga halnya dengan pembina-pembina sebelumnya,” jelas Rolly, saat dimintai klarifikasi pada Kamis (12/6/2025).
Ia menegaskan bahwa dalam struktur yayasan tidak dikenal istilah pemilik secara pribadi.
“Persoalan status pemilik ini tidak ada yang pemilik secara pribadi, dan itu tertuang dalam AD/ART yang sudah disahkan oleh KEMENKUMHAM, bahwa yayasan ini tidak bisa dipindah tangankan kepada individu maupun kelompok. Jadi, siapapun tidak bisa memindahkan ini,” tambahnya.
Rolly juga memastikan bahwa kondisi yayasan hingga saat ini masih berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
“Saya mau sampaikan bahwa yayasan ini masih tetap dalam kondisi yang normal sesuai dengan mekanisme amanat undang-undang,” tandasnya. (Win/Relatif.id).



