kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
Politik

Generasi Milenial Panipi Usung 2 Tokoh ini Menuju Pilkada Kabupaten Gorontalo 2024

390
×

Generasi Milenial Panipi Usung 2 Tokoh ini Menuju Pilkada Kabupaten Gorontalo 2024

Sebarkan artikel ini

RELATIF.ID, GORONTALO_Perhelatan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) makin dekat. Usut punya usut figur calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Gorontalo selalu dibicarakan baik di warung kopi, lingkup organisasi kepemudaan hingga mahasiswa rantau.

Pilkada bakal digelar pada bulan November 2024 hal ini membuat kelompok milenial di Kabupaten Gorontalo mengusung dua tokoh pemuda yang karismatik dan penuh pengalaman.

Dinosaur

Aliansi Pemuda Milenial Panipi, Inkrianto Mahmud menjelaskan, jika dihitung secara matematis sederhana, Jayusdi Rivai (Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo) memiliki gestur politik tersendiri. Dibuktikan pada perhelatan Pemilu beberapa tahun ini sebagai Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, bahkan Jayusdi terpilih kembali pada Pemilu tahun 2024 dengan total suara pribadi 3.238 dengan perolehan hasil suara Partai PPP dapil Limboto-Limboto Barat 6.617 suara.

“Bagi saya itu modal politik yang dibuktikan oleh Jayusdi Rivai,” ujar Inkrianto Mahmud, Minggu (14/04/2024).

Tidak hanya itu, Kata Inkri, Jayusdi Rivai memiliki bukti nyata pada kaum milenial dan Gen Z pada organisasi Indonesia e-Sports Association (IESPA) Provinsi Gorontalo dan pendekatan melalui olahraga futsal di Kabupaten Gorontalo.

“Di dalam politik, konsisten dan komitmen itu yang dibutuhkan masyarakat. Apalagi Kabupaten Gorontalo membutuhkan sosok visioner di dalam meneruskan tongkat estafet pembangunan di Kabupaten Gorontalo,” katanya.

Selain itu, Inkri menjelaskan, Wahyudin Akili pun patut diperhitungkan didalam perhelatan Pilkada Kabupaten Gorontalo. 

Menurutnya, Wahyudin memiliki ciri khas dan gaya di dalam mengkomunikasikan sesuatu apalagi ruang lingkup milenial. Pengalaman Wahyudin Akili adalah penyelenggara Pemilu.

Sisi lain, Kata Inkri, Wahyudin memiliki bekal komunikasi politik yang membara, memperhatikan kelompok milenial, ia mampu memposisikan diri bersama siapa ia berpijak.

“Saya rasa di dalam membangun di Kabupaten Gorontalo butuh kemistri yang baik antara Bupati dan Wakil Bupati. Ya, kedua kaum muda itu harus dipinang siapapun Calon Bupati di Kabupaten Gorontalo,” jelasnya.

Menarik Untuk Anda :  Tunjukkan Kesiapan Berkompetisi Di Tahun 2024, Pengurus DPC PKB Kabupaten Gorontalo Temui Bupati Gorontalo

Mahasiswa Pascasarjana IPB University itu menambahkan, jumlah DPT di Kabupaten Gorontalo adalah 300.250 jiwa pada Pemilu 2024 pada 19 kecamatan, di dalamnya +- 40% pemilih kaum milenial. Jika Hendra Hemeto, Syam T. Ase, Sahmid Hemu, Roni Sampir, Roman Nasaru adalah figur Bupati, mereka hanya menambah suara sekitar 20-25% dari total suara yang ada.

“Ya kedepannya, di Kabupaten Gorontalo harus lahir pemimpin dari kaum muda yang energik. Mampu menyentuh masyarakat tingkah bawah dari kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gorontalo,” tambahnya.

Terakhir, Inkri  mengungkapkan bahwa 2 tokoh tersebut sudah sangat representatif mewakili kaum milenial di Kabupaten Gorontalo.

“Mereka berdua sangat cocok dijadikan sebagai salah satu wakil bupati Kabupaten Gorontalo,” pungkasnya.

Pewarta: Beju

kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow