RELATIF.ID, GORONTALO – Maraknya berbagai kasus sosial di tengah masyarakat, seperti perundungan di sekolah, pelecehan, hingga kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan, menjadi perhatian serius bagi Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo.
Ketua TP-PKK, Fory Armin Naway, dan juga menjabat sebagai Ketua Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PTP2A), menegaskan pentingnya peran satuan tugas (satgas) yang telah dibentuk di tingkat desa dan kecamatan untuk membantu menangani berbagai permasalahan tersebut.
Menurut Fory, satgas yang telah dilantik memiliki peran strategis dalam mendeteksi dan melaporkan kejadian-kejadian yang berkaitan dengan perlindungan anak dan perempuan.
Ia mengatakan bahwa perundungan di sekolah menjadi salah satu masalah utama yang harus segera ditangani. Disamping maraknya kasus pelecehan dan berbagai insiden lain yang melibatkan anak-anak dan remaja juga menjadi perhatian serius.
“Satgas ini menjadi ujung tombak dalam menyampaikan informasi terkait berbagai masalah sosial di masyarakat. Mereka berperan sebagai pelapor sekaligus mitra dalam memberikan perlindungan bagi anak dan perempuan, khususnya terhadap kasus perundungan, pelecehan, hingga kecelakaan yang menimpa mereka,” ujar Fory, saat diwawancarai awak media pada Senin (10/2/2025).
Ia juga mengungkapkan, bahwa PTP2A telah menjalin kerja sama dengan pihak kepolisian untuk memberikan pendampingan kepada korban dan keluarga.
Bahkan, dalam kasus yang berujung pada proses hukum, PTP2A tetap hadir untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan dan hak-haknya terpenuhi.
“Melalui program PTP2A, kami tidak hanya mendampingi korban di tahap awal, tetapi juga hingga ke ranah hukum. Ini penting agar keluarga dan orang tua tidak merasa sendirian dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi anak mereka,” jelasnya.
Dengan keberadaan satgas di setiap kecamatan dan desa, Fory berharap, upaya pencegahan dan penanganan kasus sosial di Kabupaten Gorontalo dapat berjalan lebih efektif. Sebab, Langkah ini menjadi komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak dan perempuan di seluruh wilayah di Kabupaten Gorontalo.
Penulis: Beju



