Milad Ke-40 YP-DLP Gorontalo Dihadiri Sesepuh Universitas Gorontalo, Dr. Rustam Hs. Akili Terharu

287

RELATIF. ID, KABUPATEN GORONTALO__Walaupun berlangsung sederhan pelaksanaan Milad Yayasan Pendidikan Duluo Limo Lopolaa (YP-DLP) Gorontalo yang ke-40 tetap dilaksanakan dengan tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan.

Kegiatan ini berlangsung di gedung food court Universitas Gorontalo (UG) yang dihadiri, Dewan Pembina YP-DLP Universitas Gorontalo Dr. Rustam Hs. Akili, ketua YP-DLP, Rektor Universitas Gorontalo, dan para mantan Rektor seperti, Prof.Hariadi Saud, Prof. Jasin Tuloli, Drs.Habu Wahidji serta jajaran pejabat lainnya, Jumat (15/10/2021).

Suasana pembukaan milad YP-DLP Gorontalo.

Dan untuk memeriahkan milad YP-DLP Universitas Gorontalo di selenggarakan beberapa jenis kegiatan seperti halnya olahraga dan kesenian yang di ikuti Dosen dan mahasiswa. Selain itu juga untuk memeriahkan pembukaan milad YP-DLP di meriahkan dengan defile oleh mahasiswa masing-masing fakultas.

Defile mahasiswa
Para Dosen dan staf Yayasan serta Rektorat Universitas Gorontalo.

Namun dari semua rangkaian kegiatan pembukaan milad Yayasan YP-DLP Gorontalo, ada yang menarik yakni ketua dewan pembina Dr. Rustam Hs. Akili ketika di minta membuka kegiatan tidak di sangka Rustam juga mengajak dua mantan rektor dan satu pendiri yang masing-masing adalah Prof. Yasin Tuloli, Prof. Haryadi Said dan pendiri YP-DLP Drs. Habu Wahidji, terlebih dahulu untuk memberikan nasehat dan testimoni dan hingga akhirnya yang membuka kegiatan adalah Prof. Hariyadi Said. Inilah suatu penghormatan Dr. Rustam Hs. Akili pada para sesepuh yang telah membesarkan Universitas Gorontalo.

Dr. Rustam Hs. Akili (kanan baju merah putih) mendampingi Prof. Jasin Tuloli saat menyampaikan nasehat.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Gorontalo, Dr. Ibrahim Ahmad menyampaikan, jika saat ini Yayasan terus berkembang dan di minati mahasiswa baru.

“Kita patut berbangga karena saat ini Yayasan terus berkembang dan maju oleh nya kita terus berdoa Yayasan dan Universitas Gorontalo terus berkembang”, Ucapanya.

“Tolong ikuti seluruh kegiatan dengan kebanggaan, saya juga berterima kasih pada semua yang telah menyukseskan kegiatan ini, ” Lanjut Ibrahim.

Rustam Akili (pojok kanan) mendampingi pendiri yayasan, Habu Wahidji (kiri) menyampaikan nasehat.

Sementara itu, Ketua YP-DLP Gorontalo, Roli Paramata merasa bersyukur dengan hadirnya para sesepuh yang telah membesarkan Universitas Gorontalo.

“Kehadiran para sesepuh saat ini merupakan gambaran semangat dan kebahagiaan, mudah-mudahan kami bisa menyelesaikan amanah ini dengan baik. Saat ini juga kami laporkan jumlah mahasiswa yang telah mendaftarkan sudah mencapai kurang lebih sembilan ratusan lebih”, Katanya.

Ketua Yayasan YP-DLP menyampaikan sambutan.

Di tempat yang sama saat di wawancarai mantan Rektor Universitas Gorontalo Prof. Jasin Tuloli mengatakan, jika yayasan YPDLP saat ini sudah berkembang pesat.

“Sebagai mantan rektor pertama kemudian sampai dengan sekarang menjadi pengaamat, saya menilai yayasan ini cukup sangat berhasil, karena disamping menghasilkan Universitas Swasta terbaik di Indonesia yang waktu itu tahun 2001 universitas merupakan kampus termuda dan tapi terbaik di seluruh Indonesia. ini adalah hasil dari kinerja dari yayasan”, Katanya.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Almarhum mantan Bupati Kabupaten Gorontalo Ahmad Pakaya, karena di masa dia menjabat Bupati beliau tidak henti-hentinya membantu Universitas Gorontalo, begitu pun Bapak Habu Wahidji alhamdulillah masih ada itu juga tidak putus-putus membantu membesarkan YPDLP-UG”,sambungan Jasin

Rektor pertama Universitas Gorontalo ini memuji kekompakan mahasiswa dan dosen yang ada di kampus perjuangan tersebut.

“Kemudian semua unsur Pimpinan, pegawai,  berserta mahasiswa saya liat kompak pada hari MILAD yang ke 40, jadi ada kebersamaan semua elemen/ civitas Akademika dalam membina perguruan tinggi yang sama-sama kita cintai. sampai saya kagum mendengar sambutan rektor yang bergelar Doktor selama 20 tahun Universitas Gorontalo itu sudah sebanyak 30 Orang, calon Doktor 18 orang”,ungkap Jasin.

“Jadi ini sangat luar biasa dan ini tidak mudah padahal waktu di jaman saya baru saya sendiri yang bergelar Profesor Doktor dan dosen-dosennya sebagian besar Sarjana strata 1 (S1) tapi saya paksa harus tetap sekolah jangan malu dan ragu untuk belajar, alhamdulillah sekrang sudah ada 1 Profesor dan 30 Doktor. dan saya bandingkan dengan perguruan Swasta  (PTS) di Gorontalo baru UG yang PTS termaju, terbagus, inovatif, dan Produktif,” tutur Jasin.

Selain itu juga mantan rektor, Prof. Hariyadi Said mengungkapkan kebanggaannya karena rektor UG saat ini merupakan alumni murni UG.

“Alhamdulliah pada saat saya menerima undangan, yang mengudang saya itu adalah Doktor murni jebolan Universitas Gorontalo artinya ini ketika saya dari 2007 s/d 2014 kurang lebih 7 tahun saya menjabat rektor itu bahwa UG perkembangannya begitu luar biasa karena sekitar 30an sudah menjadi Doktor serta 1 Profesor itu adalah sebuah kemajuan dari sisi Akademik”, Paparnya.

Prof. Hariyadi Said.

“Dari sisi pembangun saya melihat sudah banyak perubahan, seperti yang kita liat sekarang karya dari YPDLP-UG begitu luar biasa artinya UG bukan hanya mengajak orang untuk berkolaborasi  dalam Dunia Ekonomi tetapi UG mempunyai usaha sendiri, artinya UG bukan hanya di kenal di Teori tetapi untuk Praktek juga ada dan itu yang saya liat pada hari ini”,Imbuhnya.

Rustam Hs. Akili menyemangati Dosen dan Mahasiswa dengan suara lantangnya.

Mantan Rektor dua periode ini memuji seluruh keberhasilan Universitas Gorontalo saat ini. Karena menurutnya ini sebuah sinyal bagi UG lebih berusaha lagi, karena mengapa disaat Perguruan tinggi swasta lain mahasiswanya menyusut justru di UG meningkat apa artinya ini karena saya melihat dari sisi akademiknya para dosennya sudah banyak menyadang gelar Doktor dan itu menjadi sebuah magnet bagi para orang tua mahasiswa itu percaya untuk menyerahkan anaknya untuk kuliah di UG.

“Itu adalah sebuah Fermen yang luar biasa dan insya allah ini menjadi peringatan bagi Pak Rektor dan Rektor berikutnya karena berikutnya sudah rektor baru lagi dan saya kira ini sebuah signal sangat membahagiakan kita semua termasuk saya sebagai mantan Rektor disini ini adalah kebanggaan tersendiri ternya UG semakin hari semakin disukai banyak orang”,tutup Hariyadi Said.(Win/Relatif.id).

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab