Minta DPP PPP Dan DPW Lakukan Evaluasi Secara Menyeluruh, Misran Tolinggi : Evaluasi Harus Dari Pileg Bukan Pilkada

381

Untuk informasi yang saat ini beredar terkait evaluasi kader yang diduga membelot di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang di instruksikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) disambut baik para kader partai yang berlambang ka’abah itu.

” Evaluasi ini baik dan sangat bagus, terutama untuk para kader partai di Gorontalo demi perbaikan kedepannya, dan evaluasi ini harus totalitas, Tidak bisa hanya melakukan evaluasi setelah Pilkada namun juga harus dari prosesi Pileg “. Jelas Misran Tolinggi yang diketahui sebagai pengurus DPC PPP Kabupaten Gorontalo, Selasa ( 02/03/2021).

Bagi Misran mengapa ini di usulkan harus ada evaluasi sejak Pemilihan Legislatif (Pileg), Karena dirinya menilai saat Pileg 2019 yang lalu DPW gagal mendorong kadernya duduk di DPR-RI walaupun di tingkat Daerah perolehan suara sangat signifikan.

” Evaluasi harus dari Pileg, karena kita juga gagal mendorong kader ke senayan padahal kita memiliki kekuatan yang seharusnya bisa di andalakan karena ketua DPW memiliki jabatan strategis, coba kita bandingkan dengan partai lain yang tidak memiliki ketua di eksekutif tapi mampu mendorong kadernya duduk di kursi DPR-RI “. ujar Misran

” Begitu juga dengan dapil A untuk PPP seharusnya minimal mendapatkan tiga kursi di DPRD Provinsi karena target dari ketua DPW lima kursi, namun hanya mendapatkan satu kursi ini seharusnya juga jadi evaluasi oleh DPP. Juga untuk kader-kader yang tidak memiliki potensi suara di legislatif harus di evaluasi karena mereka ini hanya menjadi beban partai “. tambah Misran

Dan untuk DPW diminta harus memperhatikan seluruh prestasi setiap DPC pada saat melakukan evaluasi, Misalnya seperti DPC Bone Bolango walaupun tidak memiliki kekuatan di eksekutif namun mampu bertahan di posisi wakil ketua DPRD, begitu juga Kota Gorontalo dengan ketokohan Rivai Bukusu mampu meraih kursi pimpinan.

” Begitu juga dengan Gorut, Boalemo dan Pohuwato bahkan Kabupaten Gorontalo nanti Syam T. Ase yang memimpin DPC kemudian meraih kursi sebagai ketua DPRD, saya saksi sejarah perjalanan partai PPP di Gorontalo khususnya Kabupaten Gorontalo, di jaman Syam saat ini juga sementara membangun kantor DPC permanen, saya pikir ini prestasi yang harus di perhatikan DPP juga DPW “. papar Misran

Yang terpenting kata Misran partai sebesar PPP harus terus eksis di tingkat nasional karena tantangan kita kedepan makin besar yakni parlemen threshold 5 persen, sehingga menurut Misran memalukan jika Gorontalo yang biasanya memiliki wakil di senayan saat ini tidak ada lagi.

” Dulu jaman Sofyan Puhi sebagai Wakik Bupati bisa mendorong wakil di DPR-RI, namun sekarang kita punya Bupati yang juga ketua DPW tidak mampu mendorong. Oleh karena itu saya setuju evaluasi harus menyeluruh karena Pilkada dan Pileg itu berbeda, kalau Pileg yang menonjol adalah partai dan kekuatan kader yang dicalonkan untuk Pilkada yang menonjol adalah pigur sehingga tidak perlu heran jika Pilkada perolehan suara tidak linear “. tutup Misran Tolinggi (R2)

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab