RELATIF.ID, GORONTALO – Setelah menjalani registrasi ulang dan skrining kesehatan, peserta Perkemahan Antar Satuan Karya (Peran Saka) Nasional 2025 mulai bergerak menuju Bumi Perkemahan Bongohulawa untuk mendirikan tenda.
Setibanya di lokasi, peserta dari berbagai daerah langsung menata perlengkapan masing-masing di area yang telah disiapkan panitia.
Gubernur Perkemahan Peran Saka Nasional 2025 dari Kwartir Nasional (Kwarnas), Alfarabi Ibnu Nukliri mengungkapkan, bahwa mulai 31 Oktober para peserta sudah dapat mendirikan tenda dan menginap di lokasi perkemahan.
“Mulai hari ini (31 Oktober), peserta sudah bisa mendirikan tenda dan menginap di lokasi perkemahan,” kata Alfarabi, Jumat (31/10/2025).
Sebelumnya, para peserta bersama pimpinan kontingen (pinkon) menjalani skrining kesehatan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo di Aula Kasmat Lahay, Kantor Bupati.
Di tempat yang sama, panitia juga memeriksa kelengkapan berkas peserta seperti KTA dan dokumen administrasi lainnya.
Beragam Moda Transportasi
Peserta dari 34 provinsi di Indonesia menggunakan berbagai moda transportasi untuk tiba di Gorontalo.
Khusus kontingen dari luar Pulau Sulawesi, seluruhnya menempuh perjalanan melalui jalur udara.
“Untuk regional Sulawesi, ada yang menggunakan jalur darat, udara, bahkan laut,” jelas Alfarabi.
Setibanya di Gorontalo, para peserta disambut panitia di sejumlah titik seperti bandara dan pelabuhan, sebelum diarahkan ke Aula Kasmat Lahay untuk menjalani tahapan awal kegiatan.
“Hari ini sudah ada beberapa Kwarda yang tiba di Gorontalo, di antaranya dari Sulawesi Utara, Riau, dan Maluku,” pungkasnya. (Beju)



