Polemik Bansos BPNT, Diduga Bank Penyalur Menghambat Proses Penyelidikan Polres Gorontalo

351

RELATIF.ID, GORONTALO__Dalam penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Bantuan Sosial Pangan (BSP) untuk wilayah Kabupaten Gorontalo selalu mendapatkan sorotan dari beberapa masyarakat, aktivis, LSM dan lainnya, Minggu (04/07/2021).

Hal ini di pengaruhi dengan adanya dugaan permainan di dalam penyaluran program BPNT terutama di dalam pengadaan bahan panganya, olehnya dari beberapa kelompok sering menyoroti penyaluran program BSP.

Beberapa perwakilan AMPPK temui Kasat Reskrim dan Kanit Tipikor guna bahas kasus korupsi di Kabupaten Gorontalo (dok/istimewa).

Sama halnya dengan, Aliansi Masyarakat Peduli Penegakan Korupsi (AMPPK) belum lama ini datangi Polres Gorontalo guna mempertanyakan proses penyelidikan dugaan kasus BPNT atau BSP yang sementara di tangani Polres Gorontalo.

“Mengapa kami datangi Polres Gorontalo dalam hal ini Reskrim karena sekarang ini untuk program BPNT sementara di tangani oleh pihak Reskrim, dan kami tau juga untuk ketua Satgas Bantuan Sosial (Bansos) melekat pada Waka Polres Gorontalo,” jelas Yosep Ismail koordinator AMPPK

Kasat Reskrim, Muhammad Nauval Seno (kiri) saat menerima perwakilan AMPPK, Yosep Ismail dan Nurdin Wajipalu (kanan)

Mantan Presiden BEM Universitas Gorontalo ini meminta Polres Gorontalo benar-benar menseriusi juga mendalami siapa saja yang bermain dalam bantuan BPNT tersebut.

“Ini program di peruntukan untuk masyarakat miskin, olehnya kami meminta ketika ada oknum aparat maupun pejabat atau siapa saja yang terlibat agar di proses hukum. Kami akan selalu beri dukungan pada Polres Gorontalo untuk serius kasus korupsi di daerah,” tegas Yosep

Sementara itu, Kapolres Gorontalo AKBP Ade Permana, SIK, MH. melalui Kasat Reskrim, Iptu Muhammad Nauval Seno, S.T.K, menyampaikan jika pihaknya akan benar-benar menseriusi kasus BPNT dan saat ini sementara melakukan penyelidikan.

“Saya menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang telah mendukung dan mensuport kami khusus Polres Gorontalo, dalam hal kasus-kasus yang kami tangani saat ini,” Ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Gorontalo, Muhammad Nauval Seno (dok/istimewa)

“Kami di beri wewenang untuk terus menindak lanjuti semua kasus, termasuk BPNT, olehnya kami juga meminta pada semua aktivis untuk membantu kami dalam mengusut tuntas dugaan kasus korupsi di Kabupaten Gorontalo,” Lanjut Nauval

Untuk dugaan kasus BPNT sendiri, kata Nauval pihaknya sudah meminta klarifikasi atau keterangan dari semua pihak termasuk bank penyalur. Bahkan meminta beberapa dokumen tapi mendapatkan kendala dari bank penyalur.

“Kami sudah meminta beberapa dokumen tapi hingga saat ini kami masih memiliki kendala dari bank penyalur itu sendiri, tetapi kami akan terus berupaya untuk mendapatkan data yang kami butuhkan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan BPKP bahkan sudah turun lapangan dan lebih lanjut untuk mendapatkan titik terangnya kami butuh dukungan dari masyarakat ,” tutup Kasat Reskrim.(Win/Relatif.id)

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab