kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
Sosial

Salurkan Paket Bantuan ATM Kepada Korban Banjir, Begini Penjelasan Jefri Polinggapo

277
×

Salurkan Paket Bantuan ATM Kepada Korban Banjir, Begini Penjelasan Jefri Polinggapo

Sebarkan artikel ini
Jajaran Yayasan Pendidikan DLP Gorontalo bersama dosen Universitas Gorontalo salurkan bantuan alat tulis menulis (ATM) kepada korban banjir yang ada di Gorontalo. (Foto: Relatif.id).

RELATIF.ID, GORONTALO_ Jajaran Dewan Pembina Yayasan Pendidikan DLP Gorontalo dan Dosen serta Mahasiswa Universitas Gorontalo lakukan distribusi bantuan berupa paket alat tulis menulis (ATM) kepada korban banjir yang ada di Gorontalo. Senin (15/07/2024).

Diketahui, pendistribusian bantuan paket alat tulis menulis tersebut disalurkan diberbagai titik pengungsian para korban bencana banjir, yaitu di Desa Ilotidea, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, dan juga di Kantor Kelurahan Libuo, Kota Gorontalo.

Dinosaur

Berkaitan dengan itu, Jefri Polinggapo, M.AP, selaku dosen pengajar Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik mengatakan, tempat-tempat tersebut merupakan hasil rapat dan observasi bersama jajaran Rektor Universitas Gorontalo, yang dipimpin langsung Dr. Sofyan Abdullah.

“Tempat-tempat itu merupakan hasil observasi dan rapat bersama seluruh jajaran dosen Universitas Gorontalo, yang dipimpin langsung Dr. Sofyan Abdullah,” ujar Jefri Polinggapo.

Jefri menjelaskan, pendistribusian paket buku dan alat tulis menulis ini adalah amanah dan tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir, terutama anak-anak yang masih mengemban pendidikan.

“Penyaluran paket bantuan alat tulis menulis ini adalah amanah dan tanggung jawab sosial kepada korban yang mengalami dampak bencana banjir. Sebab kami melihat, selain makanan siap saji, bantuan buku dan alat tulis menulis ini juga sangat dibutuhkan para korban banjir, terutama anak-anak yang masih bersekolah,” jelasnnya.

Ditempat yang sama, Ronal Abdini selaku tuan rumah tempat pengungsian korban banjir itu mengungkapkan, ada sebanyak 40 jiwa yang mengungsi ditempat ini, yang terdiri dari warga desa tabumela dan warga desa tilote.

“Ada sejumlah 40 jiwa pengungsi ditempat ini, ada warga desa tabumela dan ada juga warga desa tilote,” beber Ronal Abdini.

Menarik Untuk Anda :  Bem Fakultas Hukum Universitas Gorontalo Gelar Diklat Raya

Ia mengungkapkan, selain makanan siap saji, para korban bencana banjir yang mengungsi juga sangat memerlukan bantuan kebutuhan lainnya berupa; pakaian, popok, obat-obatan, dan terutama alat tulis menulis untuk anak-anak yang masih bersekolah.

“Selain makanan, pengungsi juga sangat membutuhkan pakaian, popok untuk bayi, obat-obatan, dan juga alat tulis menulis untuk anak-anak yang masih bersekolah,” ungkapnya.

Dengan adanya bantuan paket alat tulis menulis ini, kata Ronal, pihaknya sangat bersyukur dan mengungkapkan terimakasihnya kepada para dosen Universitas Gorontalo atas bantuan tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterimakasih kepada dosen-dosen Universitas Gorontalo yang dengan ikhlas memberikan bantuan berupa paket alat tulis menulis kepada anak-anak kami,” tukasnya

Pewarta: Beju

kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
IKLAN 357 STUDIO 312