RELATIF.ID, GORONTALO_Setelah melewati perjuangan panjang selama 20 tahun, akhirnya Yayasan Pendidikan Duluwo Limo Lo Pohala’a (YPDLP) Gorontalo resmi menerima hibah aset berupa tanah dan bangunan kampus dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Ketua Dewan Pembina YPDLP Universitas Gorontalo, Prof. Rustam Akili menjelaskan hibah tersebut merupakan sejarah panjang kurang lebih 35 tahun, setelah menunggu selama 20 tahun, akhirnya aset ini dipindahkan. Ia mengatakan, ada beberapa persyaratan dari pemerintah daerah yang harus dipenuhi sesuai dengan regulasi, salah satunya adalah Yayasan tidak boleh dikomersilkan.
“Alhamdulillah kita tidak komersial, maka Yayasan bukan milik saya. Saya ini hanya pelaksana yang diberikan amanah,” ujar Rustam Akili, saat diwawancarai awak media setelah Penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima, di Universitas Gorontalo, Kamis (18/04/2024).
Berikut, Rustam mengatakan, aset yang sudah dihibahkan oleh pemerintah daerah ini, perlu dijaga dengan baik dan penuh kehati-hatian. Sebab menurutnya, suatu waktu bisa saja ini digugat
“Hari ini bisa aman. suatu waktu saya sudah tidak menjabat, Prof. Nelson juga tidak menjabat, kan ada saja yang gugat. Maka kita harus tuntaskan, Asisten III juga banyak membantu kita terkait aturan-aturan yang ada,” kata Rustam
Selanjutnya, sang rajawali pendidikan ini mengungkapkan, aset ini sangat penting, sebab, selain menumbuhkan spirit baru bagi civitas akademika dalam mengembangkan pendidikan di Gorontalo. Ini juga sebagai penopang akreditas Universitas Gorontalo.
“Kita sekarang akreditas baik sekali, baik akreditas institusi maupun beberapa Prodi. Supaya ini unggul, maka satu tahapan lagi yaitu persyaratannya aset milik sendiri,” bebernya
Tak hanya itu saja, dalam membuka Prodi S3, tambah Rustam, aset ini juga menjadi salah satu persyaratannya. Sehingga, dengan adanya penyerahan aset tersebut, ini dapat menimbulkan efek positif bagi instusi Universitas Gorontalo.
“Dengan adanya penyerahan tadi, ini banyak efeknya, pertama kita bisa menaikkan akreditas institusi yang insyaAllah menjadi unggul, kemudian pembukaan pasca S3 yaitu Hukum dan Manejemen. Karna semua memenuhi syarat dari SDMnya sampai kelembagaan kita memenuhi syarat,” tuturnya
Tak lupa juga, Ia menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan seluruh pihak yang terkait, serta tidak meninggalkan nilai-nilai kritis dengan mengutamakan komunikasi.
“Sikap kami tetap kritis dan kami objektif, tapi polanya dirubah, komunikasi itu penting,” pungkas Prof. Rustam Akili
Pewarta: Beju



