Bawaslu Kabupaten Gorontalo Dan Dinas Perpustakaan Kearsipan Teken MoU

49

RELATIF.ID, (BAWASLU), KABUPATEN GORONTALO__ Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo (Kabgor) dalam rangka pengelolaan arsip, laksanakan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gorontalo, Sabtu (25/09/2021).

Penandatanganan kesepakatan bersama tersebut ditandatangani Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Wahyudin M. Akili, SE bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gorontalo Dr. Yahya Podungge, M.Pd, Rabu (22/09/2021) yang bertempat di ruang rapat/sidang Kantor Bawaslu Kabupaten Gorontalo.

Berkaitan dengan hal ini, Wahyudin M. Akili, SE menyatakan sesuai instruksi Bawaslu Republik Indonesia (RI) tentang Penataan Kearsipan dan berdasarkan Peraturan Bawaslu Nomor 11 Tahun 2020 tentang klasifikasi arsip, maka perlu Bawaslu Kabupaten Gorontalo melakukan kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gorontalo sebagai instansi yang berkompeten dalam penataan arsip, sebab hal ini bagus dan terjaga keamanannya.

“Pengelolaan arsip ini sangat penting sekali sebab arsip merupakan bukti tertulis yang autentik dan tentu bernilai historis. untuk menilai kebenaran dari hasil kinerja yang sudah dilakukan, karena arsip ini adalah dokumen penting yang perlu dijaga keamanannya dan memerlukan waktu jangka panjang dalam pemeliharaannya, maka Bawaslu Kabupaten Gorontalo melakukan kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gorontalo,” Jelasnya.

Penandatanganan surat kerjasama

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gorontalo Dr. Yahya Podungge, M.Pd mengatakan, kerja sama pengelolaan arsip secara nasional sudah lebih dahulu dilakukan antara Bawaslu RI dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

“Sesuai Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang kearsipan, bahwa arsip itu autentik, bersejarah dan punya nilai historis dimata masyarakat, karena arsip ini bukti tertulis baik secara hukum, secara politik dan secara administrasi, sehingga perlu untuk ditata dengan baik, karena kalau kita tidak tata dengan baik maka kita akan sia-sia menyimpan dokumen yang sangat bersejarah,” Katanya.

“Saya sebagai pimpinan institusi kearsipan Kabupaten Korontalo punya tanggung jawab secara tidak langsung atau langsung terhadap dokumen-dokumen khususnya yang ada di lingkungan lembaga Bawaslu Kabupaten Gorontalo. Oleh karena itu kedepan, kerjasama ini perlu diperluas untuk mengajak jajaran Panwascam untuk bisa sama-sama bagaimana memikirkan agar dokumen-dokumen kita bisa tersimpan dengan baik dan aman,” tutup Yahya.(Sten/Relatif.id)

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab