kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
BeritaKabupaten Gorontalo

Kepuasan Masyarakat Jadi Tolok Ukur Kinerja Pemerintah Kabupaten Gorontalo

48
×

Kepuasan Masyarakat Jadi Tolok Ukur Kinerja Pemerintah Kabupaten Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur membuka Sosialisasi Implementasi SKM Online sebagai langkah memperkuat evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. (Foto. Diskominfo)

“Suara masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pembangunan daerah yang profesional, transparan, dan terus berbenah.”

RELATIF.ID, KABUPATEN GORONTALO – Di era pemerintahan yang semakin terbuka, keberhasilan sebuah instansi tidak lagi hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan atau besarnya anggaran yang terserap.

Dinosaur

Yang jauh lebih penting dari itu ialah, bagaimana masyarakat merasakan manfaat dari setiap pelayanan yang diberikan.

Karena itu, mendengar suara masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya membangun birokrasi yang profesional, transparan, dan terus berbenah.

Komitmen itu yang kemudian ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui penerapan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online, sebuah sistem evaluasi berbasis digital yang diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Itulah yang disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, saat membuka Sosialisasi Implementasi SKM Online di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Selasa (7/7/2026).

Sugondo mengatakan, kepuasan masyarakat merupakan indikator utama dalam mengukur keberhasilan pelayanan pemerintah.

“Kepuasan masyarakat menjadi indikator utama untuk mengukur kinerja pemerintah. Melalui survei ini, kita dapat mengetahui sejauh mana pelayanan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Mendengar Suara Masyarakat Secara Objektif

Bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo, survei kepuasan masyarakat bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi.

Lebih dari itu, survei menjadi instrumen penting untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan benar-benar dirasakan oleh masyarakat sebagai penerima layanan.

Melalui sistem yang berbasis digital, hasil survei diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih cepat, akurat, dan objektif mengenai berbagai aspek pelayanan publik.

Data tersebut kemudian menjadi dasar bagi pemerintah dalam melakukan evaluasi sekaligus menyusun langkah-langkah perbaikan yang lebih tepat sasaran.

Menarik Untuk Anda :  Polemik Dugaan Dana Hibah Siluman, Tim Pakar DPRD Minta Semua Pihak Hormati Proses

Digitalisasi untuk Pelayanan yang Lebih Baik

Sugondo menjelaskan, sosialisasi ini tidak hanya memperkenalkan penggunaan aplikasi SKM Online, tetapi juga membangun pemahaman aparatur mengenai pentingnya budaya evaluasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Sebab, birokrasi yang baik adalah birokrasi yang terbuka terhadap kritik, mampu mendengarkan masukan masyarakat, dan menjadikannya sebagai dasar untuk terus melakukan perbaikan.

Karena itu, digitalisasi melalui SKM Online menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan dukungan teknologi, proses pengumpulan data tidak hanya menjadi lebih efisien, tetapi juga mampu menghasilkan informasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Evaluasi Bukan untuk Mencari Kesalahan

Sugondo mengingatkan, bahwa tujuan utama pelaksanaan SKM Online ini, bukanlah mencari kelemahan setiap perangkat daerah.

Sebaliknya, evaluasi ini dilakukan agar setiap unit pelayanan memiliki kesempatan untuk terus meningkatkan kualitas layanannya.

Menurutnya, semakin tinggi tingkat kepuasan masyarakat, maka semakin besar pula kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Karena itu, ia meminta seluruh peserta mengikuti sosialisasi dengan sungguh-sungguh agar implementasi SKM Online dapat berjalan optimal di masing-masing perangkat daerah.

Membangun Kepercayaan Melalui Pelayanan

Sosialisasi yang berlangsung di Ruang Dulohupa Kantor Bupati Gorontalo itu, diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dihadiri Asisten Administrasi Umum serta Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana beserta jajarannya.

Bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo, penerapan SKM Online bukan sekadar menghadirkan aplikasi baru, tetapi ebih dari itu.

Sistem ini dinilai, menjadi bagian dari upaya membangun budaya pelayanan yang menempatkan masyarakat sebagai pusat dari setiap kebijakan.

Sebab ukuran keberhasilan pemerintah, bukan hanya seberapa banyak program yang dilaksanakan, melainkan seberapa besar pula manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. (Beju)

kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow