kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
BeritaBone Bolango

Kolaborasi Perempuan Menjadi Kekuatan Baru Pembangunan Bone Bolango

51
×

Kolaborasi Perempuan Menjadi Kekuatan Baru Pembangunan Bone Bolango

Sebarkan artikel ini
Sekda Iwan Mustapa menyerahkan modal UMKM. (Foto. Indra/Diskominfo)

“Di era modren ini, perempuan bukan lagi pelengkap dalam keluarga, tetapi juga sebagai kekuatan ditengah masyarakat.”

RELATIF.ID, BONE BOLANGO – Di tengah semakin kompleksnya tantangan pembangunan, perempuan justru menjadi salah satu kekuatan penting yang mampu mendorong perubahan, baik melalui pendidikan, pemberdayaan ekonomi, maupun gerakan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.

Dinosaur

Pandangan itulah yang disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Iwan Mustapa, saat menghadiri Pelatihan Table Manner Bidang Pendidikan dan Penyerahan Bantuan UMKM Bidang Ekonomi yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bone Bolango di Grand Q Hotel Gorontalo, Rabu (8/7/2026).

Didampingi Ketua DWP Bone Bolango, dr. Nurliana Ibrahim, Sekda mengapresiasi berbagai program yang selama ini dijalankan Dharma Wanita Persatuan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah dalam pemberdayaan masyarakat.

Iwan mengatakan, pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk organisasi perempuan.

Membangun Karakter Lewat Etika

Bagi sebagian orang, pelatihan table manner mungkin hanya dipahami sebagai pembelajaran tentang tata cara makan dalam jamuan resmi.

Namun, bagi Iwan Mustapa, kegiatan tersebut memiliki makna yang jauh lebih luas.

Ia menilai, baik etika, sopan santun, maupun kemampuan berinteraksi merupakan bagian dari karakter yang harus dimiliki setiap individu, terutama di tengah dunia yang semakin terbuka dan kompetitif.

“Pelatihan seperti ini sangat penting karena tidak hanya mengajarkan tata cara jamuan makan yang baik, tetapi juga membentuk karakter, etika, dan kepercayaan diri dalam berinteraksi di berbagai kesempatan,” ujarnya.

Menurutnya, kemampuan membangun komunikasi yang baik, merupakan salah satu modal penting, baik dalam kehidupan sosial maupun dunia profesional.

Menarik Untuk Anda :  Kadinkes Kabgor Siap Bertarung di Pemilihan Ketua KONI

Menjadi Penopang Keluarga Sekaligus Penggerak Masyarakat

Di balik berbagai aktivitas organisasi, Iwan mengingatkan bahwa perempuan tetap memiliki peran penting dalam keluarga.

Baginya, keberhasilan pembangunan daerah, tidak bisa dipisahkan dari kualitas keluarga, yang notabenenya tempat pertama anak-anak belajar tentang nilai, pendidikan, dan kehidupan.

“Kita semua memiliki tanggung jawab yang besar, baik dalam pekerjaan maupun keluarga. Karena itu, perhatian terhadap pendidikan dan masa depan anak-anak harus tetap menjadi prioritas,” pesannya.

Karena itu, ia berharap perempuan mampu menjaga keseimbangan antara peran sebagai pendamping suami, ibu bagi anak-anak, sekaligus anggota masyarakat yang aktif berkontribusi dalam pembangunan.

Kolaborasi Lebih Penting daripada Berjalan Sendiri

Lebih jauh, Iwan menilai keberhasilan organisasi perempuan tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan.

Yang jauh lebih penting adalah, kemampuan dalam membangun kolaborasi.

Menurutnya, sinergi antara Dharma Wanita Persatuan, TP PKK, Bhayangkari, Persit, maupun organisasi perempuan lainnya, akan menghasilkan dampak yang jauh lebih besar dibandingkan dengan bergerak sendiri-sendiri.

“Organisasi perempuan harus terus bersinergi. Dengan kolaborasi, program-program sosial dan pemberdayaan masyarakat bisa berjalan lebih luas dan memberikan manfaat yang lebih besar,” tegasnya.

Ia juga mendorong DWP membangun kemitraan dengan dunia usaha, lembaga sosial, dan berbagai pemangku kepentingan agar program pemberdayaan masyarakat semakin berkembang.

Kepedulian Sosial yang Berdampak Nyata

Selain peningkatan kapasitas anggota, Iwan juga mengajak Dharma Wanita Persatuan mengambil peran lebih besar dalam memperkuat perlindungan sosial masyarakat.

Salah satunya melalui dukungan terhadap kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

Menurutnya, dengan iuran yang relatif terjangkau, program tersebut mampu memberikan perlindungan kecelakaan kerja, santunan kematian, hingga jaminan pendidikan bagi anak peserta.

“Kontribusi yang mungkin terlihat kecil dapat memberikan dampak yang sangat besar bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang bisa terus didorong oleh Dharma Wanita,” jelasnya.

Menarik Untuk Anda :  Dinas Kominfo Bone Bolango Sambut Kunjungan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNG

Organisasi yang Hadir dan Memberi Manfaat

Iwan berharap, Dharma Wanita Persatuan Bone Bolango agar terus berkembang sebagai organisasi yang tidak hanya meningkatkan kapasitas anggotanya, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebab, menurutnya, organisasi perempuan memiliki potensi besar menjadi mitra strategis pemerintah, dalam memperkuat pelayanan sosial, pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Dharma Wanita harus terus menjadi organisasi yang hadir, peduli, dan berdampak. Saya yakin dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, berbagai program yang dilaksanakan akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bone Bolango,” pungkasnya.

Di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah, kolaborasi menjadi kunci utama.

Dan ketika organisasi perempuan sudah bersatu, yang lahir bukan sekadar rangkaian kegiatan seremonial saja, melainkan kekuatan sosial yang mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. (Beju)

kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow